Breaking News

Liga 2

Pemain Demam Panggung, Biang Keladi PSG Pati Dihempaskan Persis Solo ? Ibnu Grahan Membela

PSG Pati harus mengakui kedigdayaan Persis Solo saat laga pembuka Liga 2 musim 2021/2022 di Stadion Manahan, Minggu (26/9/2021).

Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com/Fristin Intan
Pembukaan Liga 2 Grup C antara Persis Solo VS AHHA PS Pati tetap digelar meski hujan deras di Stadion Manahan Solo, Minggu (26/9/2021). 

TRIBUNSOLO.COM - PSG Pati harus mengakui kedigdayaan Persis Solo saat laga pembuka Liga 2 musim 2021/2022 di Stadion Manahan, Minggu (26/9/2021).

Mereka takluk dua gol tanpa balas lewat lesakan gol Alberto Goncalves dan Eky Taufik masing-masing pada menit ke - 18 dan 20.

Java Army sebenarnya sudah berusaha menggempur pertahanan lawan sayang duet Fabiano Beltrame dan Rian Miziar terlalu kokoh untuk Sutan Zico cs.

Pergerakan Muhammad Iqbal dari sayap yang coba mengeksploitasi ruang Eky Taufik cukup merepotkan.

Itu sampai membuat Eky terpaksa menjatuhkannya dan membuatnya diganjar kartu kuning.

Baca juga: Liga 2 Resmi Kick-Off, Dibuka Persis Solo vs PSG Pati, Pemerintah Optimistis Sepak Bola Bisa Bangkit

Baca juga: PSG Pati Dipecundangi Persis Solo, Atta Halilintar Pasang Badan : Tidak Mungkin Tim Langsung Bagus

Pelatih kepala PSG Pati, Ibnu Grahan mengatakan beberapa pemainnya demam panggung saat laga pembuka melawan Persis Solo.

"Ada beberapa pemain yang masih demam panggung. Karena (pertama) main di Liga 2, masih perlu adaptasi," kata Ibnu.

"Saya maklumi, banyak pemain muda. Ada beberapa yang nervous. Itu akan kita perbaiki di pertandingan berikutnya," tambahnya.

Bila melihat komposisi pemain yang diturunkan, klub milik Atta Halilintar tersebut menurunkan beberapa pemain muda.

Sutan Zico yang masih berusia 19 tahun dan Syahrul Lasinari berusia 21 tahun menjadi beberapa diantaranya.

"Babak kedua coba bangkit, tinggal bagaimana membongkar pertahanan lawan, mencetak gol, dan kerja sama," kata Ibnu.

Dalam pertandingan melawan Persis Solo, insiden yang terjadi saat laga melawan Persiraja Banda Aceh tak terulang.

Zulham Zamrun sempat terlibat ketegangan setelah melancarkan tekel keras dalam laga tersebut.

Lalu Syaiful Indra Cahya sempat melakukan aksi kungfu terhadap Muhammad Nadhiif.

"Kita main sangat bersih, tanpa ada unsur kasar. Kita benar-benar main sepak bola," ucap Ibnu. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved