Berita Solo Terbaru

Pengakuan Pemilik, Kosnya Jadi Prostitusi Gay : Tak Curiga, Semua Beristri, Ada yang Hamil 8 Bulan

Pemilik kos yang jadi gudang prostitusi kaum gay membeberkan fakta-fakta lain.

Tribunjateng.com
Ilustrasi hamil 

"Tidak ada kabar," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Senin (27/9/2021).

Hanysa aja dia mengaku sekitar pukul 16.30 WIB, sempat melihat adanya mobil merek Pajero warna hitam yang parkir di depan kos.

Baca juga: Sosok KRMH Roy Rahajasa Kandidat Calon Raja Pura Mangkunegaran, Cucu Mohammad Yamin

Baca juga: Bisnis Pijat Plus Kaum Gay di Solo Sembunyi di Kos-kosan, Punya 6 Terapis Seharga Rp 400 Ribu

"Itu saja tahunya," aku dia.

Selama ini dia hanya heran kenapa yang menghuni kos tersebut berbeda.

"Laki-laki yang ngekos kemayu-kemayu," aku dia.

Sementara warga lain A (23) mengaku setiap harinya banyak orang berdatangan ke kos tersebut.

"Kalau penggerebekan tidak tahu, tapi hari-hari biasanya bayak yang datang, ramai juga," ungkapnya.

Terkait adanya praktek pijat bagi kaum sesama sejenis atau gay, A tidak mengetahuinya.

"Tidak tahu, ada praktik kayak gitu," ujarnya.

Tarif Rp 400 Ribu

Polisi membenarkan penggerebekan kos-kosan yang disulap jadi panti pijat bagi kaum sesama jenis atau gay di Kota Solo.

Kasus diungkap langsung oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng.

Pelaku yang ditetapkan tersangka dalam prostitusi gay yakni DY (47) warga Karanganyar.

Adapun DY juga germo menyulap kos yang disewanya itu di Jalan Pamugaran Utama, Kelurahan Nusukan Kecamatan Banjasari.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved