Breaking News:

Viral

Heboh Mahasiswi Mengaku Alami Pelecehan Seksual oleh Dosen saat Bimbingan, Begini Kata Pihak Kampus

Sebuah curhatan seorang mahasiswi terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum dosen, viral di media sosial.

Trbunnews.com
Ilustrasi pelecehan seksual. 

TRIBUNSOLO.COM - Sebuah curhatan seorang mahasiswi terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum dosen, viral di media sosial. 

Dalam curhatan tersebut, awalnya mahasiswi ini mendatangi seorang dosen di kampusnya dan bermaksud untuk meminta tanda tangan.

Baca juga: Viral Pasutri 5 Tahun Nikah Baru Bisa Gelar Resepsi, Tetap Meriah Walau Sudah Dikaruniai Dua Anak

Saat bertemu, oknum dosen itu menanyakan mengapa ia lambat selesai dan bertanya kendala yang dihadapi.

Mahasiswi itu lalu menceritakan masalahnya, di mana ia sempat vakum karena orangtuanya nyaris bercerai sampai ekonomi keluarganya yang sulit.

Namun, menurut pengakuan dalam akun Twitter tersebut, sang dosen malah menyentuhnya dan melakukan pelecehan seksual.

Korban mengaku tidak bisa menolak atau melawan, karena panik dan syok.

Ia juga takut melawan karena urusannya belum selesai.

Akhirnya, karena tidak tahu harus mengadu ke mana dan tidak punya bukti, maka korban menulis apa yang dialami ke admin akun @unsrifess sembari meminta di-repost.

Mahasiswi itu juga menulis bahwa dirinya masih trauma dan jijik saat terbayang kejadian itu.

Meski demikian, pengakuan tersebut belum bisa dipastikan.

Dugaan pelecehan seksual yang dialami mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) Indralaya beredar di media sosial

Baca juga: Viral Pensiunan Polri Diamankan Satpol PP saat Jadi Manusia Silver : Malu Minta Uang ke Kerabat

Informasi yang belum bisa dipastikan kebenarannya itu sedang diselidiki oleh pihak kampus.

Pembantu Rektor 3 Unsri Iwan Stia Budi mengatakan bahwa berita itu masih abstrak dan butuh penelusuran lebih dalam.

"Ya, saya baru mendengar soal ini barusan, bahwa ada di media sosial seperti itu. Namun karena sumbernya dari media sosial, maka berita itu masih sangat abstrak. Maka perlu kami telusuri lebih lanjut, siapa mahasiswanya dan siapa oknum dosennya," kata Iwan saat dikonfirmasi, Senin (27/9/2021).

Menurut Iwan, hingga saat ini belum ada informasi lebih spesifik yang diterima pihak kampus mengenai dugaan pelecehan seksual.

Namun, pihak kampus memastikan akan mencari tahu dan memproses sesuai aturan apabila dugaan pelecehan itu benar-benar terjadi.

"Namun karena ini menyangkut nama baik institusi, maka berita tersebut harus benar-benar diketahui keberadaannya dan jangan sampai salah melangkah. Namun jika itu benar, maka akan diproses sesuai aturan yang berlaku," kata Iwan.

Baca juga: Viral Penjual Gorengan yang Menggoreng Pakai Tangan Kosong, Terungkap Kisah Pilu di Baliknya

Berniat bimbingan skripsi yang tertunda satu semester

Dalam unggahannya, mahasiswi itu mengaku menjadi pelecehan seksual oleh oknum dosen pada Sabtu (25/8/2021) saat hendak mengurus skripsi yang sempat tertunda satu semester.

Kemudian, ia menemui dosen tersebut untuk bimbingan.

Dosen yang diduga menjadi pelaku tersebut sempat menanyakan kepada korban mengenai penyebab ia menunda skripsi satu semester. 

Setelah mengaku terdesak, mahasiswi ini akhirnya bercerita permasalahannya di rumah hingga dari masalah keluarga sampai ekonomi.

Menangis ceritakan permasalahannya, mahasiswi ini malah dilecehkan dosen

Korban pun tak kuasa menahan tangis saat menceritakan itu kepada pelaku.

Tanpa diduga pelaku lalu memeluk korban dengan dalih ikut bersimpati.

Awalnya korban tak menaruh curiga, tetapi pelaku mendadak memeluknya secara erat sampai peristiwa pencabulan itu berlangsung.

"Demi allah aku tidak ngarang cerita ini min. Tolong di up aku butuh saran. Kalo nak cerita samo kawan aku malu, (kalau mau cerita dengan teman saya malu)," tulis si mahasiswi dalam unggahannya. 

Baca juga: Viral Bocah Naik Kotak Gabus Susuri Sungai Demi Bisa ke Sekolah, Terungkap Fakta Sebenarnya

Tanggapan BEM dan Rektoran Unsri

Secara terpisah, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sriwijaya dari Bidang Pemberdayaan Perempuan, Ifeh, mengaku telah mengetahui kabar pelecehan seksual yang menimpa rekan mereka itu setelah viral di media sosial.

Menurut Ifeh, saat ini, pihak BEM Unsri tengah menemui pihak rektorat terkait persoalan tersebut.

"Kami sedang menghadap beramai-ramai menemui rektorat, nanti saya kabari lagi," kata Ifeh lewat pesan singkat kepada Kompas.com, Senin (27/9/2021).

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsri Iwan Stia Budi mengaku belum mengetahui kabar pelecehan seksual oleh oknum dosen tersebut.

Dengan demikian, pihak rektorat terlebih dulu akan menelusuri keberan dari informasi yang kini sudah beredar di media sosial.

"Iya (baru tahu) dari kalian inilah," ujar Iwan kepada Kompas.com, Senin (27/9/2021).

"Berita ini masih sangat abstrak. Jadi Unsri perlu menelusuri kebenaran informasi ini lebih lanjut," lanjutnya.

(Kompas)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved