Breaking News:

Virus Corona

Kabar Baik untuk Umat Muslim: MUI Bolehkan Jemaah Salat Kembali Rapatkan Saf, tapi Ada Syaratnya

Cholil Nafis mengatakan pembolehan untuk merapatkan saf salat tersebut hanya berlaku di daerah zona hijau atau level 1 PPKM.

Editor: Hanang Yuwono
Tribun Timur/Sanovra Jr
ILUSTRASI: Umat muslim menjalankan Salat Tarawih di Masjid Raya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (12/4/2021) malam. 

TRIBUNSOLO.COM -- Di tengah penurunan kasus harian Covid-19 di Indonesia, Ketua Majelis Ulama (MUI) Pusat periode 2020-2025, KH Cholil Nafis, menyampaikan pengumuman seputar aturan ibadah Umat Muslim.

MUI kini mempersilakan jemaah salat untuk kembali merapatkan saf.

Pengumuman itu disampaikan Cholil melalui cuitannya pada akun Twitter pribadinya, @cholilnafis.

“Silahkan rapatkan shafnya tapi tetap memakai masker dan jaga protokol kesehatan, khususnya didaerah level 1,” tulis Cholil.

Baca juga: Utang Pemerintah Tembus Rp 6625 Triliun, Begini Pembelaan Menko Airlangga, Covid-19 Biang Keroknya

Baca juga: Aturan Kegiatan di Tempat Ibadah di Klaten : Masjid Boleh Kumandangkan Azan, Tapi Berjamaah Tidak

Meski mempersilakan untuk kembali merapatkan saf, pengasuh Pesantren Cendekia Amanah, Depok, ini mengingatkan untuk kembali merenggangkan jarak seusai salat.

Menurutnya, seusai salat, saat zikir, saf harus kembali renggang dan tetap menjaga jarak.

“Sebab dalam fatwa MUI sudah dijelaskan bahwa perubahan cara ibadah itu tergantung situasi covid-19 setempat,” ujarnya.

Cholil menambahkan, pembolehan untuk merapatkan saf salat tersebut hanya berlaku di daerah zona hijau atau level 1 PPKM.

“Itu utk daerah hijau atau level 1.”

Dia juga mengingatkan agar dalam pelaksanaan ibadah tetap berkonsultasi pada Satgas Covid-19 setempat.

Halaman
12
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved