Breaking News:

Berita Persis Solo

Berduel dengan Persijap Jepara, Stiker Persis Solo Beto Masih Lapar Gol, Tapi Pantang Pandang Sepele

Striker Persis Solo, Alberto Goncalves mengaku masih 'buta' terhadap kekuatan Persijap Jepara saat ini.

TribunSolo.com / Official Persis Solo
Alberto Goncalves merayakan gol setelah membobol gawang PSG Pati di Stadion Manahan 

TRIBUNSOLO.COM - Striker Persis Solo, Alberto Goncalves mengaku masih 'buta' terhadap kekuatan Persijap Jepara saat ini.

Meski begitu, ia siap memberikan performa maksimal saat melawan mantan klub-nya tersebut.

"Sekarang beda. Persis dan Persijap tidak pantas main di Liga 2, jadi ketika ke sini saya seperti kaget," kata pemain yang akrab disapa Beto, dilansir dari situs resmi klub.

"Sekarang saya kurang tahu bagaimana Persijap. Yang saya tahu mereka punya tradisi di sepak bola Indonesia,"

"Makanya saya respect kepada nama Persijap. Tapi, masuk ke lapangan, kita sebagai lawan dan harus maksimal untuk menang di pertandingan," tambahnya.

Baca juga: Tak Kunjung Deal Gaji dengan Chelsea, Antonio Rudiger Langsung Dilirik Real Madrid dan Bayern

Baca juga: Berhasil Revans dari Atalanta, Eks Kapten AC Milan Akui Kehebatan Skuad Stefano Pioli

Beto saat ini sedang dilingkupi semangat tinggi kembali mempersembahkan kemenangan bagi Laskar Sambernyawa.

Itu karena dirinya berhasil membuat gol perdananya bagi Persis Solo di turnamen resmi saat melawan PSG Pati.

"Game pertama sudah lewat, puji Tuhan saya sudah bisa cetak gol dan bisa bantu Persis menang," ucap dia.

"Tapi, ini sudah lewat. Sekarang kita fokus ke game berikutnya. Saya optimis bisa cetak gol lagi dan bawa Persis meraih kemenangan kedua,"

"Jadi saya tetap fokus, kerja keras, tapi percaya diri tetap ada. Kerena ketika cetak gol yang pertama, percaya diri akan datang," tambahnya.

Beto menyampaikan atmosfer laga Persis Solo vs Persijap Jepara sangat berbeda karena tanpa penonton.

"Jelas berbeda. Waktu saya datang ke Indonesia 2007, saya sudah pernah lawan Persijap dan Persis juga," ujar dia.

"Waktu itu sepak bola juga berbeda. Euforia, suporter, suasana semua beda. Sulit melawan Persijap dan Persis waktu itu. Mereka juga punya suporter besar dan seperti tim besar," tambahnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved