Breaking News:

Catat! Masa Berlaku SIM Kini Bukan Berdasarkan Tanggal Lahir Lagi, Perhatikan Agar Tak Ulangi Ujian

Pemilik kendaraan jangan sampai abai dengan masa berlaku, karena jika telat harus buat baru melewati tes tulis dan praktek.

Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Agil Tri
ILUSTRASI situasi ruang tunggu pembuatan SIM di Satlantas Sukoharjo, Jumat (2/8/2019) 

TRIBUNSOLO.COM -- Aturan baru terkait kebijakan Surat Izin Mengemudi (SIM) kini sudah berlaku.

SIM saat ini menjadi dokumen penting masyarakat Indonesia.

Dokumen itu merupakan tanda pemilik kendaraan cakap dan mampu mengoperasikan kendaraan bermotor.

Nah, ada kebijakan baru soal masa berlaku SIM selama lima tahun dan harus diperpanjang.

Pemilik kendaraan jangan sampai abai dengan masa berlaku, karena jika telat harus buat baru melewati tes tulis dan praktek.

Baca juga: Cara Membuat SIM di Luar Daerah Domisili, Siapkan Dokumen Wajib Berikut Ini

Baca juga: Cara Mengurus Surat Izin Mendirikan Bangunan: Simak Tahapan, Syarat, hingga Perkiraan Biayanya

Jika sebelumnya masa berlaku SIM habis saat ulang tahun alias tanggal lahir pemilik SIM, maka kini masa berlaku habis setiap lima tahun saat penerbitan pertama.

Hal ini berdasarkan surat telegram Korlantas Nomor ST/2664/X/Yan.1.1/2019, dimana masa kedaluwarsa dari SIM kini bergantung pada tanggal percetakan.

Buat yang belum tahu, aturan atau ketentuan ini sudah berlaku sejak dua tahun lalu yaitu pada 2019. Sesuai diberlakukan Perkap sejak Oktober 2019.

Pemilik kendaraan yang memiliki SIM harus kembali teliti dalam mengingat kapan dokumen wajib tersebut dicetak karena tanggal lahir tak lagi dapat menjadi patokan dalam memperpanjang SIM.

Adapun biaya perpanjangan SIM sendiri berbeda-beda tergantung kategorinya sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved