Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Kisah Pilu Keluarga di Kartasura Sukoharjo: Suami Kena PHK, Istri Gagal Ginjal, Anak Bocor Jantung

Seorang balita bernama Nadira Nysha Afiyah (2) mengalami gangguan pada jantungnya sejak lahir.

TribunSolo.com/Agil Tri
Yunita dan Nadira saat ditemui di rumah kontrakannya di Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (7/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com. Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Seorang balita bernama Nadira Nysha Afiyah (2) mengalami gangguan pada jantungnya sejak lahir.

Balita pasangan Andrean Budi Kurniawan (25) dan Yunita Surya Rahmawati (26) warga Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo itu mengalami bocor jantung.

Kini, Nadira tinggal di rumah kontrakan yang disewa orang tuanya di Dukuh Gunung, RT 01/XII, Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo.

Baca juga: Manfaat Wedang Uwuh, Bisa untuk Menjaga Kesehatan Jantung hingga Melancarkan Sirkulasi Darah

Baca juga: Kisah Pilu Bayi 7 Bulan di Boyolali Mengidap Jantung Bocor, Keluarga Kebingungan Biaya Operasi 

Menurut ibu Nadira, anaknya mengalami kebocoran jantung dikarenakan, sang ibu juga mengalami gagal ginjal.

"Saya melahirkannya prematur, karena saya pasien gagal ginjal. Jadi jantungnya belum mateng gitu," katanya, Kamis (7/10/2021).

Yunita mengatakan, dia mengidap gagal ginjal sejak tahun 2017 lalu.

Baca juga: Guru SMAN 7 Solo Meninggal Dunia saat Gowes di Teras Boyolali, Diduga Serangan Jantung

Hal itu dikarenakan pada umur 7 tahun, Yunita sempat sakit kencing batu, lalu dia melakukan operasi.

Efek dari operasi itu ternyata berpengaruh pada saluran ginjalnya.

"SMP kelas 2, tensi saya tinggi terus, 5 tahun kemudian saya mengalami gagal ginjal," ujarnya.

Baca juga: Stok Oksigen di Rumah Sakit di Kota Solo Bikin Spot Jantung: Habiskan Puluhan Ton Perhari

Dengan kondisinya, dia harus melakukan cuci darah dua kali dalam satu minggu.

Sementara sang anak, mengalami kesulitan pertumbuhan karena penyakit gangguan jantung yang dialami.

"Anak saya kurang gizi juga, jadi harus sering kontrol," ujarnya.

Baca juga: Alami Henti Jantung saat Bela Denmark, Nasib Christian Eriksen di Inter Milan Ditentukan Ini

Cobaan yang dialami keluarganya belum usai.

Pasalnya sang suami juga terkena PHK karena pandemi Covid-19.

"Suami saya dulunya kerja sebagai satpam di sebuah supermarket. Tapi karena pandemi Covid-19, dia terkena pengurangan karyawan," ujarnya.

Untuk mencukupi hidup keluarganya, Andrean kini bekerja sebagai kuli bangunan.

Sementara Yunita sebagai Ibu Rumah Tangga, dan sering menerima jasa setrika baju. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved