Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Alasan di Sragen Belum Terapkan Aplikasi PeduliLindungi : Banyak yang Buta Teknologi & HP-nya Jadul

Di wilayah Kabupaten Sragen hingga kini belum menerapkan aplikasi PeduliLindungi di tempat publik.

TribunSolo.com/Septiana Ayu
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sragen, Tatag Prabawanto. 

"Ya nanti syukur-syukur, kalau bisa, ke depannya akan bisa diterapkan disemua sektor," pungkasnya.

Pesta Nikah Boleh

Meski pesta nikah diperbolehkan di Kabupaten Sragen menyusul kini PPKM level 2, tetapi ada aturan yang wajib dipatuhi.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan jika pada PPKM Level 3 hanya boleh dihadiri 20 tamu, kini maksimal 50 orang.

"Aturannya maksimal dihadiri 50 orang dengan menerapkan prokes dengan pengawasan yang ketat dari satgas kecamatan," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Jumat (8/10/2021).

Selain itu, menurut Bupati Yuni pelaksaan hajatan hanya boleh dilakukan pada siang hari, maksimal 2 jam.

Baca juga: Ternyata di Dalam Rawa Jombor Klaten Ada Pemakaman yang Tenggelam, Umurnya Sudah 100 Tahuh Lebih

Baca juga: Mutasi Besar-besaran 265 Pejabat di Sragen : Hari Ini Dilantik Bupati, Diminta Langsung Gas Pol!

Dia menekankan, untuk menghindari membuka masker, tamu undangan dilarang merokok saat di lokasi hajatan.

"Makanannya tetap sama, yakni dibawa pulang dengan ditaruh di box," jelasnya.

Pengantin dan penyelenggara hajatan juga harus menjalani tes swab, maksimal 2 hari sebelum hajataj dimulai.

Tidak boleh mengadakan hiburan, yang berpotensi menimbulkan kerumunan, aktivitas berjoget dan mabuk-mabukan.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved