Breaking News:

Neymar Sebut Piala Dunia Qatar 2022 Bisa Jadi Karir Terakhirnya Main Bola, Mentalnya Jadi Alasan

Neymar menengaskan bahwa Piala Dunia Qatar 2022 merupakan yang terakhir, mental sang pemain jadi alasan khusus.

Editor: Eka Fitriani
NELSON ALMEIDA / AFP
Neymar dari Brasil (kedua dari kanan) merayakan dengan rekan setimnya (kiri ke kanan) Gabriel Jesus, Richarlison dan Everton Ribeiro setelah mencetak gol ke gawang Venezuela selama pertandingan fase grup turnamen sepak bola Conmebol Copa America 2021 di Stadion Mane Garrincha di Brasilia pada 13 Juni 2021. NELSON ALMEIDA / AFP 

TRIBUNSOLO.COM - Pemain Paris Saint-Germain dan juga timnas Brasil, Neymar mengungkapkan bahwa Piala Dunia 2022 di Qatar mungkin saja bisa menjdai yang terakhir dalam karir bermainnya.

Sang penyerang masih berusia 29 tahun dan tentu saja belum melewati performa terbaiknya, namun mantan pemain Barcelona itu lebih memikirkan aspek mental ketimbang fisik.

"Saya pikir Qatar 2022 akan menjadi Piala Dunia terakhir saya karena saya tidak tahu apakah saya memiliki kekuatan mental untuk menghadapi sepak bola lagi," katanya dilansir Marca.

Sang pemain mengaku akan melakukan apapun untuk berada dalam kondisi yang baik,

Baca juga: Messi Sebut Banyak Klub Raksasa yang Bisa Jadi Juara Liga Champions Tapi Bukan Barcelona

Baca juga: Peluang Xavi Hernandez ke Barcelona Semakin Lebar, Sang Pelatih Terbuka untuk Tawaran Apapun

Apalagi untuk menang bersama negaranya Brazil.

"Untuk memenuhi impian yang saya miliki sejak saya masih kecil dan saya harap saya dapat mencapainya," ujarnya.

Dalam sebuah film dokumenter tentang penyerang Brasil, berjudul 'Neymar Jr. Dinastia de Reyes', ia mengenang cedera tulang belakang yang mengakhiri Piala Dunia 2014-nya.

"Itu adalah salah satu momen terburuk dalam karir saya. Itu menghancurkan impian saya bermain di Piala Dunia, bermain di semifinal, final ... Saya tidak bisa menggerakkan kaki saya. Saya mulai menangis tak terkendali," Neymar dikatakan.

Baca juga: Newcastle vs Tottenham, Steve Bruce Absen, Klub Gandeng Eks Direktur Liverpool Cari Pengganti

Baca juga: Laga Persabahatan Portugal vs Qatar, Ronaldo Akhirnya Berhasil Kalahkan Rekor Sergio Ramos di Timnas

"Mereka membawa saya ke rumah sakit, mereka memeriksa saya dan dokter memberi tahu saya: 'Saya punya dua berita, satu baik dan satu buruk. Yang mana yang Anda inginkan?' Dan saya berkata, beri saya yang buruk.

"Dia berkata: 'Kamu keluar dari Piala Dunia'. Sambil menangis, saya mengatakan kepadanya, 'Apa kabar baiknya?' Yang dia katakan kepada saya: 'Jika sudah dua sentimeter ke samping, Anda tidak akan bisa berjalan lagi'," tutupnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved