Breaking News:

Berita Boyolali Terbaru

Cerita Singkong Jadi Mie di Boyolali : Berawal dari Anak Autis, Hingga Uji Coba Habiskan Rp 200 Juta

Ide membuat mie dari singkong yang diciptakan oleh Hendarti Sri Kristiyaningsih ternyata melewati proses panjang.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Tri Widodo
Mie singkong yang dibuat oleh Hendarti Sri Kristiyaningsih, warga Singkil, Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Ide membuat mie dari singkong yang diciptakan oleh Hendarti Sri Kristiyaningsih ternyata melewati proses panjang.

Ada kisah menarik dan perjalanan hingga mie berbahan dasar singkong ini bisa diproduksi dan enak untuk dikonsumsi.

Warga Singkil, Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali itu menyebut, ide untuk menciptakan mie tanpa tepung gandum ini berasal dari kawan-kawanya.

Kawannya yang memiliki anak disabilitas atutis tak bisa makan mie yang terbuat dari tepung gandum dan terigu.

Baca juga: Unik, Warga Boyolali Olah Singkong Menjadi Mie, Rendah Gula dan Cocok untuk Penderita Diabetes?

Baca juga: Satgas Covid-19 Beberkan Alasan PPKM Level 3 di Jakarta Lebih Lama Ketimbang Daerah Lain

"Pasalnya mie tersebut mengandung gluten yang bisa menjadikan anak autis menjadi lebih aktif," kata dia kepada TribunSolo.com, Rabu (13/10/2021).

Dengan dibantu peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Hendarti pada tahun 2019 membuat sendiri tepung mocaf yang kaya beta-karotin.

Uji coba pembuatan mie mocaf pun dimulai.

“Satu tahun saya mengutak-atik, membuat takaran komposisi yang pas. Setiap hari saya mencoba 10 komposisi berbeda,” kata Hendarti.

Ratusan kali uji coba dengan berbagai komposisi campuran tepung mocaf dan maizena, gagal.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved