Breaking News:

Misteri Pencurian Ratusan Buku Nikah di KUA Terungkap, Motifnya Dijual ke Penyedia Kawin Kontrak

Kasus pencurian ratusan duplikat buku nikah mengegerkan masyarakat di Gunungkidul.

Tribun Jogja
Buku nikah yang dikeluarkan oleh KUA. 

TRIBUNSOLO.COM - Kasus pencurian ratusan duplikat buku nikah mengegerkan masyarakat di Gunungkidul.

Para pencuri mengambil buku akta nikah sebanyak 168 buah, 122 lembar bangko surat nikah, 424 buah kartu nikah, dan duplikat buku nikah sebanyak 70 buah.

Baca juga: Update Kasus Pencurian Mobil Jeep Rubicon di Gentan Sukoharjo, Polisi Periksa 5 Saksi 

Laptop yang ada di kantor itu juga dicuri.

Komplotan pencuri beraksi di dua Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dilansir dari Kompas.com, pencuri memasuki dua KUA, yaitu KUA Kecamatan Patuk dan KUA Kecamatan Playen.

Peristiwa ini terjadi pada 5 Agustus 2021.

Kini, dua dari tiga komplotan pencuri sudah ditangkap.

Mereka adalah AA (41), warga Jakarta Selatan; dan PH (42), warga Bogor.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gunungkidul AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah mengatakan, AA ditangkap di Bandung, Jawa Barat, pada 2 September.

Dua hari setelahnya, PH diringkus di Jakarta Selatan.

“Masih ada satu pelaku lagi yang belum tertangkap yaitu ED," ujarnya di Markas Polres Gunungkidul, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Misteri Pencurian Mobil Mewah Rubicon di Sukoharjo : Maling Beraksi Saat CCTV Perumahan Rusak

Motif pelaku: buku nikah dijual ke penyedia jasa kawin kontrak

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved