Cerita Sarjana Baru Lulus Ditawari Loker Tagih Utang Rp10 Juta, Ternyata Kerja di Pinjaman Online

Kini terungkap bagaimana sistem kerja para penagih utang di aplikasi pinjaman online ilegal.

Editor: Hanang Yuwono
Dok Polres jakarta Pusat
Karyawan kantor pinjaman online (pinjol) di Cengkareng, Jawa barat, Rabu (13/10/2021) 

TRIBUNSOLO.COM - Marak di media sosial, kisah debt collector pinjaman online (pinjol) ilegal.

Pasalnya debt collector pinjaman online itu bekerja dengan ancaman dan intimidasi.

Kini terungkap bagaimana sistem kerja para penagih utang di aplikasi pinjaman online ilegal.

Ternyata banyak karyawan pinjol ilegal dibebani target berat oleh bosnya dalam menjalankan pekerjaan.

Dalam sehari debt collector tersebut harus menagih utang Rp 10 juta.

Baca juga: Kasus Ibu Muda di Wonogiri Akhiri Hidup Gegara Pinjaman Online, Polisi Ingatkan Warga Hati-hati

Baca juga: Pinjaman Online Bawa Petaka, Ibu Muda di Wonogiri Nekat Akhiri Hidup, Terungkap Kerap Dapat Teror

Hal tersebut diungkapkan oleh teman dari seorang debt collector yang digerebek polisi di Sleman, Suga Prada. "Dikasih tahunya cuma kayak targetnya. Di targetnya katanya per harinya 10 juta, penagihannya," kata Suga.

Dalam menjalankan pekerjaan untuk menagih utang pinjol, kata Suga, temannya diberi dua sim card.

"Kemarin itu dia pulang dikasih dua (SIM Card) perdana baru," katanya.

Kesaksian lain datang dari seorang ibu yang anaknya menjadi debt collector pinjol yang digerebek polisi di Ruko Crown Blok C1-C7, Green Lake City, Tangerang.

Liswati bahkan sampai memohon agar anaknya tak ikut ditangkap.

Ia mengatakan anaknya baru bekerja di perusahaan pinjol.

"Anak saya baru kerja satu bulan pak, dia salah apa pak, dia enggak tau apa-apa pak," kata Liswati.

Anak Liswati baru masuk kerja pada 7 September 2021.

Menurutnya sang anak mendapat gaji kurang dari Rp 1,5 juta.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved