Terungkap, Oknum TNI yang Bantu Rachel Vennya Kabur Tak Dapat Imbalan, Motifnya Masih Diselidiki

Oknum TNI itu kini dinonaktifkan karena membantu Rachel Vennya kabur saat menjalani karantina di Wisma Atlet Pademangan.

Editor: Hanang Yuwono
Instagram @rachelvennya
Rachel Vennya 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Seorang oknum TNI berinisial FS harus menerima konsekuensi setelah ia diduga membantu Rachel Vennya kabur.

Oknum TNI itu kini dinonaktifkan karena membantu Rachel Vennya kabur saat menjalani karantina di Wisma Atlet Pademangan.

Ia juga bakal menjalani pemeriksaan, termasuk soal motifnya membantu Rachel Vennya

Sebab ternyata ketika membantuk Rachel Vennya kabur, oknum TNI itu tidak mendapatkan imbalan apapun.

Baca juga: Apakah Anggota TNI yang Bantu Rachel Venny Kabur dari Karantina Dipecat? Ini Kata Kapendam Jaya

Baca juga: Tanggapan Menkes Terkait Dugaan Rachel Vennya Kabur Karantina: Harusnya Masuk Karantina dan Dihukum

Sebagaimana diungkapkan Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS, pihaknya masih menyelidiki motif oknum TNI yang membantu Rachel Vennya kabur dari Wisma Atlet Pademangan tersebut. 

“Untuk motif, apa dan bagaimana ini masih dalam pemeriksaan dalam staf intel,” ujarnya, di Wisma Atlet Pademangan, Jumat (15/10/2021).

Namun yang pasti dari pemeriksaan sementara, kata Herwin, oknum TNI yang sudah dinonaktifkan tersebut dipastikan tidak menerima imbalan dalam bentuk apapun terkait upayanya membantu selebgram tersebut.

“Namun, dari awal ini sudah dipertanyakan yang bersangkutan sedikitnya tidak menerima imbalan,” sambung Herwin. 

Sejauh ini yang baru diketahui hanya terdapat satu orang oknum TNI saja yang terlibat dalam kasus tersebut.

Namun demikian apabila ada pelaku lain juga akan diusut sesuai proses hukum. 

“Sementara satu, mudah-mudahan hanya satu saja lah, tidak ada lebih lagi. Namun apabila nanti ada keterlibatan yang lain akan kita sesuaikan proses hukum yang ada,” ujarnya. 

Diketahui oknum TNI berinisial FS, anggota Pengamanan Bandara Soetta yang membantu Rachel Vennya dinonaktifkan karena diduga melakukan tindakan non prosedural.  

“Sudah dinonaktifkan, yang bersangkutan sudah dinonaktifkan untuk dikembalikan ke kesatuan,” ungkap Herwin.

Herwin enggan menyebutkan pangkat dan dari kesatuan mana oknum TNI itu.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved