Breaking News:

Berita Wonogiri Terbaru

Dinilai Lebih Menyuburkan Tanaman,Warga Berbondong-bondong Cari Tanah Waduk Gajah Mungkur yang Surut

Fenomena surutnya volume air di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri ternyata membawa manfaat bagi sejumlah warga.

TribunSolo.com/Erlangga Bima
Sumarno (66) memanfaatkan surutnya air Waduk Gajah Mungkur dengan mengeruk tanah untuk media tanam yang kono kesuburan tinggi dibandingkan tanah biasanya, Sabtu (16/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Fenomena surutnya volume air di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri ternyata membawa manfaat bagi sejumlah warga.

Seperti misalnya untuk memangkas jarak perjalanan, agar tak perlu memutar jauh untuk bepergian ke satu wilayah.

Sebab, dulunya waduk dibangun dengan menenggelamkan pemukiman penduduk, sehingga jalan penghubung antar wilayah juga ikut terendam.

Selain itu, juga ada beberapa warga yang memanfaatkan dengan menanam padi dan juga memancing.

Baca juga: Anehnya Makam di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Meski 39 Tahun Direndam, Kondisi Nisan Tetap Utuh

Baca juga: DAFTAR Wisatawan Asal Demak yang Mobilnya Kecelakaan di Matesih : Selamat, Tapi Lima Orang Luka-luka

Tapi yang dilakukan Sumarno ini beda.

Warga Dusun Sambirejo, Desa Sumberejo itu memanfaatkan surutnya air dengan mengeruk tanah bersama sejumlah orang.

Dia mengaku tanah di area terendam itu bagus sebagai media tanam di rumahnya.

"Ini cari tanah untuk media penanaman ketela rambat di rumah, juga untuk tanam terong, cabai dan sebagainya," kata dia kepada TribunSolo.com, Sabtu (16/10/2021).

Menurutnya, tanah di dasar waduk tersebut lebih subur untuk media tanam sebab berjenis tanah ladu atau tanah berpasir.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved