Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Tiga Desa di Sragen Mulai Alami Kesulitan Air Bersih, BPBD Sebut Masih Terkendali

Sebanyak 3 Desa di Kabupaten Sragen mengalami kesulitan air bersih pada musim kemarau ini. 

TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
Agus Cahyono, Kepala Pelaksana BPBD Sragen saat ditemui Minggu (17/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN -  Sebanyak 3 Desa di Kabupaten Sragen mengalami kesulitan air bersih pada musim kemarau ini. 

Kepala Pelaksana BPBD Sragen, Agus Cahyono mengatakan sementara ada tiga desa yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau.

"Baru ada 3 desa yang mengalami kekeringan, kita baru dropping air di Desa Gilirejo, Kecamatan Miri, Desa Galeh, Kecamatan Tangen, dan Desa Kowang, Kecamatan Sumberlawang," kata Agus saat ditemui Minggu (17/10/2021).

Baca juga: Fenomena Unik Hanya Ada saat Kemarau, Tengah Waduk Gajah Mungkur Bisa Dilewati Motor, Ini Potretnya

Baca juga: Tak Hanya Sukoharjo dan Wonogiri, Warga di Klaten Juga Kesulitan Air Bersih, Dampak Kemarau Panjang

Agus mengklaim musim kemarau kali ini masih dapat dikendalikan.

Hal itu menyusul musim kemarau pada tahun ini termasuk kategori kemarau basah.

Sehingga, sesekali masih turun hujan yang menyebabkan ketersediaan air dari dalam tanah masih mencukupi.

Baca juga: Sudah Kena Pandemi, Warga Bulu Sukoharjo Kesulitan Air Bersih, Padahal Puncak Kemarau Masih Agustus

Keadaan tersebut, jauh berbeda ketika musim kemarau tahun 2019, yang mana sebagian besar wilayah Sragen mengalami kekeringan.

Pasca musim kemarau 2019, warga kini sudah mulai sadar akan pentingnya menyediakan stok air saat musim kemarau.

"Kini warga juga sudah ada pamsimas, serta sudah banyak relawan yang membantu dropping air bersih ke desa yang terdampak kemarau ini, sehingga kemarau tahun ini tidak separah 2 tahun lalu," terangnya.

Meski begitu, BPBD Sragen selalu siap mengirimkan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan.

"Minggu depan kita lakukan monitoring dan evaluasi lagi, daerah mana yang terdampak musim kemarau, jika memang ada yang membutuhkan, kita selalu siap mengirimkan bantuan air bersih," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved