Breaking News:

Jawaban Gus Miftah saat Ditanya Dalil Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

Gus Miftah lantas memberikan alasannya merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW meski hal itu kerap jadi perdebatan Umat Muslim.

Penulis: Hanang Yuwono | Editor: Rifatun Nadhiroh
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab dengan sapaan Gus Miftah, guru spiritual Deddy Corbuzier yang sempat viral karena dakwah di tempat hiburan malam, memberikan tausiah pada Tabligh Akbar bertema Spirit 1441 Hijriyah di Masjid Nasional Al Akbar, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (6/9/2019). 

"Jika untuk mencintai Rasulullah SAW saja kita harus mencari dalil, masih pantaskah kita untuk mendapatkan syafaatnya? Maka saya mencintai Rasulullah SAW dan Maulid Nabi adalah bentuk cinta saya kepada Rasulullah," tambah dia.

Gus Miftah pun mempersilahkan Umat Muslim yang tidak sepakat dengannya.

Sebaliknya, ia menyebut dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW adalah caranya mencintai Rasulullah.

"Anda tidak setuju? Itu urusan Anda, tapi jangan ganggu caraku mencintai Nabi Muhammad," ungkapnya.

Lantas dalam caption yang ia unggah di Instagram, Gus Miftah mengutip sebiuah hadis.

"Imam Muslim meriwayatkan (no. 1162) dari Abu Qatadah Al-Anshari radhiallahu anhu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam di tanya tentang puasa pada hari Senen, beliau bersabda,

فِيهِ وُلِدْتُ وَفِيهِ أُنْزِلَ عَلَيَّ

"Pada hari itu aku dilahirkan dan pada hari itu diturunkan kepada (Al-Quran)."

Boleh kok berbeda, biasa ajalah. Prinsip saya “il ikhtifal bil maulidis Syarif la yahtaju ila hadisin shohih, bal yahtaju ila qolbin shohih”

“Perayaan maulid nabi yang Agung tidak membutuhkan hadist shohih, tetapi membutuhkan hati yang shohih”

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved