Breaking News:

Virus Corona

Syarat Terbaru Naik Pesawat di Masa PPKM, Tes Antigen Tak Berlaku Lagi Meski Sudah Vaksin Penuh

Dalam dua pekan ke depan, pemerintah tak lagi mengizinkan penggunaan tes rapid antigen sebagai syarat penerbangan.

(KOMPAS.com/DANI J)
Ilustrasi pesawat. 

TRIBUNSOLO.COM - Dalam dua pekan ke depan, pemerintah tak lagi mengizinkan penggunaan tes rapid antigen sebagai syarat penerbangan.

Pelaku perjalanan penerbangan domestik hanya diperbolehkan tes RT-PCR, berlaku untuk daerah dengan status PPKM Level 3, Level 2, maupun Level 1 di Jawa-Bali.

Baca juga: Aturan Terbaru PPKM Jawa-Bali Berlaku Sampai 1 November: Ada Aturan Baru Terkait Bioskop

Dilansir dari TribunNewsWiki, Aturan terbaru ini terkait kebijakan pemerintah yang melanjutkan penerapan PPKM di wilayah Jawa-Bali sebagai upaya mengendalikan pandemi Covid-19.

Berdasarkan aturan yang diperbaharui per 19 Oktober 2021 itu, diatur bahwa pelaku perjalanan domestik yang menggunakan pesawat wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama.

Kemudian, wajib menunjukkan hasil tes negatif Covid-19.

Penumpang diwajibkan memperlihatkan surat keterangan negatif Covid-19 dari hasil tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Aturan tersebut berlaku baik bagi penumpang dengan vaksin dosis pertama maupun dosis kedua.

Perbedaan dari aturan sebelumnya

Pada aturan sebelumnya, syarat perjalanan udara diperbolehkan dengan tes rapid antigen untuk wilayah Jawa-Bali.

Adapun penumpang yang baru vaksin dosis pertama harus menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Sejumlah penumpang pesawat sedang antre untuk tes GeNose C19 di bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Sejumlah penumpang pesawat sedang antre untuk tes GeNose C19 di bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. (Dok. I Gusti Ngurah Rai, Bali Airport)

Sementara, bagi penumpang yang sudah melakukan vaksin dosis kedua, bisa menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes rapid antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved