Breaking News:

Viral

Berawal dari Ayah Suka Isi TTS saat Bujang, Bocah Ini Diberi Nama ABCDEF GHIJK Zuzu, Ini Alasannya

Sebuah video yang memperlihatkan kartu vaksin bernama ABCDEF GHIJK Zuzu viral di media sosial.

TribunSolo.com/Agil Tri
ABCDEF GHIJK Zuzu (12), seorang anak dari Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan viral karena nama uniknya sat mengikuti program vaksinasi. 

TRIBUNSOLO.COM - Sebuah video yang memperlihatkan kartu vaksin bernama ABCDEF GHIJK Zuzu viral di media sosial.

Sosok bocah tersebut ternyata merupakan siswa SMP.

Baca juga: Nasib Polisi Muda Usai Kekasihnya Pamer Pacaran Pakai Mobil Patroli, Kini Terancam Dicopot & Ditahan

Dalam video yang beredar siswa SMP itu terdengar ditanya-tanya oleh si perekam.

"Jadi panggilannya apa? Zaza ?," kata si perekam.

"Adef," jawab peserta vaksin.

"Ini asli namanya ABCDEF GHIJK Zuzu ini ?,"

Untuk meyakinkan bahwa nama tersebut benar, sang polisi minta sang siswa memperlihatkan nama yang tertera di baju sekolahnya.

 

Viral siswa bernama ABCDEF GHIJK Zuzu di Muara Enim
Viral siswa bernama ABCDEF GHIJK Zuzu di Muara Enim (Tangkap Layar Video WhatsApp)

Benar, nama yang tertempel di dada sebelah kanannya itu tertulis ABCDEF GHIJK Zuzu.

"Oalah, ado-ado be (ada-ada saja)," ucap si perekam.

Siswa tersebut pula menyebutkan bercita-cita sebagai pemain sepakbola.

Siswa itu pun didoakan oleh sang polisi yang merekam.

"Semoga sehat-sehat terus ya,"

"Mantan (jadi pemain bola), semangat ya, belajar yang rajin, olahraga," ujarnya mengakhiri videonya.

Baca juga: Viral Pengantin Pria Menangis saat Dipertemukan dengan Istri Usai Akad, Ternyata Ini Penyebabnya

Terungkap alasan diberi nama tersebut

Dilansir dari TribunSumsel, kisah di balik nama ABCDEF GHIJK Zuzu, siswa asal Muara Enim, Sumatera Selatan.

Ternyata sang ayah memiliki harapan besar atas nama unik yang diberikan ke putranya itu.

Sang ayah ingin anaknya menjadi seorang sastrawan.

Hal tersebut disampaikan Zulfahmi (41), ayah kandung ABCDEF GHIJK Zuzu.

Ia merupakan warga Desa Ujan Mas Baru, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim, Sumsel.

Kata sang ayah, sehari-hari, ABCDEF GHIJK Zuzu kerap dipanggil Adebz atau Adef.

"Melalui nama itu saya berharap dia bisa melanjutkan cita-cita saya yang belum bisa tercapai," kata Zulfahmi saat diwawancarai Tribunsumsel.com, Rabu (20/10/2021).

Hanya menamatkan sekolah di bangku SMA, nyatanya Zulfahmi memiliki ketertarikan pada dunia sastra sejak dulu.

Namun dikarenakan berbagai faktor, ayah tiga anak itu tidak bisa menekuni dunia sastra yang diminatinya.

 

Akte kelahiran bocah viral asal Muara Enim Punya Nama Unik Urutan Abjad 'ABCDEF GHIJK Zuzu'
Akte kelahiran bocah viral asal Muara Enim Punya Nama Unik Urutan Abjad 'ABCDEF GHIJK Zuzu' (TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI)

Baca juga: Viral Wanita Muda Tunjukkan Cara Unik Sulap Perut Hamil 9 Bulan Jadi Rata Seketika

Itulah mengapa Zulfahmi sengaja memberikan nama yang terdiri dari ejaan abjad pada anak sulungnya.

Sebab dia ingin anaknya bisa menjadi ahli bahasa yang mampu menguasai banyak bahasa selain Bahasa Indonesia, sebagaimana salah satu impian dirinya dahulu.

"Mungkin dia yang bisa melanjutkan cita-cita saya yang belum bisa tercapai, menekuni bidang sastra," ujarnya.

Sementara itu, memberikan anaknya nama ABCDEF GHIJK dikatakan Zulfahmi, sudah terbesit bahkan sejak dia belum menikah.

Nama itu tidak sengaja terbesit di benaknya ketika dia sedang mengisi TTS sekitar 6 tahun sebelum kelahiran anaknya.

"Waktu itu saya masih bujang. Sekitar tahun 2005, saya sering ngisi TTS. Di sela-sela itu, lagi bosen ngisi, saya iseng nulis-nulis abjad di lembar kosong TTS itu. Nah dari situ saya pikir abjad ini dari A sampai K bisa dieja dan dijadikan nama. Jadi saya kepikiran, ketika punya anak nanti saya kasih nama ini (ejaan)," ujarnya.

Sedangkan nama akhiran Zuzu sendiri, ternyata dia juga berikan kepada dua anaknya yang lain karena merupakan singkatan dari dia dan istrinya yakni Zulfahmi dan Zuhro Liani.

Menurut Zulfahmi, sang anak selama ini tidak ambil pusing dengan keunikan nama yang mereka berikan.

Akan tetapi anaknya memang sempat menjadi bahan olok-olokan dari teman-teman di sekolah, tepatnya ketika masih duduk di bangku Sekolah Dasar.

"Mungkin sekitar kelas 2 atau 3 SD dia pernah diolok-olok temannya. Sudah diselesaikan dengan baik-baik. Tapi saya merasa bangga waktu itu. Saya tahu anak saya dikenal guru karena namanya yang unik," ujarnya.

Zulfahmi selalu memberikan semangat pada anaknya terkait nama unik tersebut.

Dia percaya bahwa suatu hari anaknya akan sangat bangga memiliki nama unik yang sudah dia berikan.

"Selalu saya semangati terus dia. Saya bilang nama itu istimewa. Ada makna luar biasa di dalamnya. Saya yakin ketika dia agak besar usianya, dia pasti akan tahu betapa istimewanya nama itu," ungkap dia.

(TribunSumsel)

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved