Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Dampak Pedagang Karak Dibegal di Ngawen Klaten, Pemdes Bakal Pasang CCTV di Lokasi Kejadian

Kasus begal pedagang karak di Klaten membuat Pemerintah Desa (Pemdes) Manjungan Kecamatan Ngawen, Klaten lebih waspada. 

(Thinkstock)
Ilustrasi begal dan perampok 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kasus begal pedagang karak di Klaten membuat Pemerintah Desa (Pemdes) Manjungan, Kecamatan Ngawen, Klaten lebih waspada. 

Mereka berencana memasang CCTV di jalan sekitar lokasi kejadian. Mengantisipasi kasus serupa terulang kembali. 

Kades Manjungan, Dunung Nugraha, membenarkan soal pemasangan CCTV tersebut.

Baca juga: Hindari Utang Rentenir Rp 2,5 Miliar, Pengusaha Telur Ini Mengaku Dibegal dan Kehilangan Rp 1,3 M

Baca juga: Cerita Begal Sadis Semarang Ketakutan Dihantui Korban Meninggal, Punggung Mendadak Sakit saat Malam

"Kami berencana akan pasang 2 unit CCTV di jalan tersebut (lokasi kejadian), " kata Dunung kepada TribunSolo.com, Jum'at (22/10/2021).

Dunung mengatakan, CCTV tersebut akan dipasang masing-masing di Umbul Susuhan dan Dukuh Mladang.

Ia menuturkan, pemasangan CCTV ini akan dianggarkan melalui PAD 2022. Biayanya diperkirakan Rp 5 juta.

Baca juga: Bak Film Laga, Pemuda Asal Karangmalang Sragen Lawan Begal: Punggungnya Ditusuk Gunting

Guna pengawasan di jalan tersebut, dirinya sudah berkoodinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtimas setempat.

"Pemasangan CCTV ini dimaksudkan agar bila ada kasus serupa pelaku bisa diidentifikasi," kata dia. 

Kejadian begal ini menimpa pedagang karak warga Dukuh Trono, Desa Tempursari, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved