Breaking News:

Berita Boyolali Terbaru

Wisata Hits di Boyolali : Bale Rantjah Park Sawit, Cocok Buat Nyantai Layaknya Pantai Berpasir Putih

Selama ini jika mencari lokasi wisata di Kabupaten Boyolali, kalau tidak umbul ya kawasan pegunungan di lereng Merbabu yang sejuk.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Tri Widodo
Suasana Bale Rantjah Park yang berada di Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali. 

Seperti yang ditelusuri oleh wartawan TribunSolo.com.

Baca juga: Foto-foto Keindahan Pantai Nampu Wonogiri & Membludaknya Wisatawan, Parkiran Pun Bak Pabrik Mobil

Baca juga: Ekonomi Pariwisata Wonogiri Berputar, Pantai Nampu Diserbu Wisatawan: Pedagang Kaget 

Jarak sejauh itu bisa ditempuh menggunakan mobil pribadi, motor, maupun bus dengan jarak tempuh sekitar 1 jam 30 menit.

Pertama, bisa mengambil arah menuju Kecamatan Pracimantoro.

Sampai pasar Pracimantoro, wisatawan harus mengambil kekiri menuju arah Kecamatan Giritontro melalui Jalan Lingkar Selatan (JLS).

Tak cukup sampai di situ, sesampainya di Pasar Giribelah Giritontro, pengunjung harus mengambil jalan ke kanan menuju Kecamatan Paranggupito.

Di Giritontro sendiri, merupakan terminal terakhir atau pemberhentian bus paling selatan.

Sehingga apabila ingin berwisata ke Pantai Nampu, sangat disarankan menggunakan kendaraan pribadi maupun travel.

Masuk Paranggupito, jalanan di sana akan mulai menyempit, pengguna mobil maupun motor harus sangat berhati-hati dan fokus penuh sepanjang perjalanan.

Selain itu, kontur jalan yang naik turun, karena daerah perbukitan, mengharuskan wisatawan harus ekstra hati-hati.

Banyak jurang menganga sepanjang jalan menuju Pantai Nampu. Ketika sudah sampai pertigaan besar di dekat Balai Desa Desa Paranggupito, ambil jalan kekiri untuk menuju pantai.

Baca juga: Pedagang di Pantai Nampu Wonogiri Ketiban Rejeki, Langsung Kulakan Dadakan

Baca juga: Kader Pro Ganjar Disebut Celeng Bukan Banteng oleh Bambang Pacul, Ini Kata Pengamat Politik UNS Solo

Dari sana, Pantai Nampu semakin dekat, kurang lebih hanya berjaya 10 km dengan waktu tempuh kurang lebih 20 menit.

Meski begitu, pengunjung masih harus ekstra hati-hati, jangan terlalu euforia karena pantai sudah dekat. Ingat, jalan tak terlalu lebar dan berada di daerah perbukitan.

Setelah kurang lebih 20 menit perjalanan, tibalah di Pantai Nampu.

Dari tempat parkir, pengunjung hanya perlu berjalan menuruni tebing tak sampai 50 meter.

Memang, letak Pantai Nampu berada di bawah tebing.

Tapi tenang, walau cukup curam, jalan menuju kebawah sudah dibangun anak tangga sehingga aman.

Sesampainya di bawah, pengunjung tinggal menikmati indahnya Pantai Nampu.

Dengan ombak yang tak terlalu besar dan pasir putih menawan, Pantai Nampu sangat cocok sebagai tempat berlibur bersama keluarga.

Foto-foto Keindahan Nampu

Selama berbulan-bulan lamanya, lokasi objek wisata tutup karena adanya pelaksanaan aturan PPKM.

Tak terkecuali Pantai Nampu di Dukuh Dringo, Desa/Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri.

Namun sejak beberapa hari dibuka, pantai di pesisir selatan Wonogiri itu mulai dipadati wisatawan seperti pada akhir pekan, Minggu (10/10/2021).

Tampak dari pintu masuk, parkiran hingga garis pantai semua penuh dengan pengunjung.

Bahkan parkiran bak pabrik mobil tak ada tempat kosong dan berjajar rapi, berikut fotonya :

Penampakan parkiran mobil di Pantai Nampu di Dukuh Dringo, Desa/Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Minggu (10/10/2021).
Penampakan parkiran mobil di Pantai Nampu di Dukuh Dringo, Desa/Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Minggu (10/10/2021). (TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti)
Wisatawan memenuhi garis Pantai Nampu di Dukuh Dringo, Desa/Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Minggu (10/10/2021).
Wisatawan memenuhi garis Pantai Nampu di Dukuh Dringo, Desa/Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Minggu (10/10/2021). (TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti)
Wisatawan menuruni jalanan menuju Pantai Nampu di Dukuh Dringo, Desa/Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Minggu (10/10/2021).
Wisatawan menuruni jalanan menuju Pantai Nampu di Dukuh Dringo, Desa/Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Minggu (10/10/2021). (TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti)
Kondisi pantai Nampu usai dibuka buka saat Wonogiri PPKM Level 2, Minggu (10/10/2021)
Kondisi pantai Nampu usai dibuka buka saat Wonogiri PPKM Level 2, Minggu (10/10/2021) (TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti)

Adapun penuhnya wisatawan di Pantai Nampu, karena penurunan level PPKM di Wonogiri, sehingga ratusan wisatawan tumpah ruah.

Pengelola Pantai Nampu, Wawan Kristiawan, mengaku bahwa pengunjung pada hari Minggu lebih banyak daripada hari sebelumnya.

"Belum persiapan, kita juga kaget karena pengunjung cukup banyak. Kita belum siap-siap, ini juga seadanya. Nggak pakai retribusi, parkir juga seikhlasnya," kata dia.

Baca juga: Penampakan Pasar Giribelah Wonogiri Usai Terbakar, Aktivitas Perdagangan Kembali Normal

Baca juga: Putra Bupati Wonogiri Jekek Merilis Buku, Isinya Tentang Kehidupan yang Jarang Ditemani Sang Ayah

Pantauan lapangan TribunSolo.com, tak hanya kendaraan berplat Wonogiri, kendaraan berplat luar kota pun banyak.

Ratusan mobil berjajar rapi di tempat parkir.

Wisatawan juga terlihat bermain di pantai, ada juga yang hanya bersantai sembari menikmati pasir putih khas Pantai Nampu.

Di antaranya banyaknya pengunjung, terdapat juga anak-anak.

Padahal berdasar Instruksi Bupati, anak dibawah 12 tahun dilarang masuk.

Wawan mengaku, hal tersebut terjadi karena pihaknya belum bersiap untuk menyambut datangnya pengunjung.

Ia mengklaim juga tak menyangka pengunjung akan sebanyak itu.

"Dari dulu banyak yang wisata kesini, cocok buat keluarga apalagi anak-anak, karena ombaknya aman," aku dia.

Kepala Dusun Dringo, Jumani juga mengamini bahwa pengelola belum melakukan persiapan.

"Saya juga tidak menyangka, tiba-tiba kok banyak pengunjung. Kita sudah meminta warga yang berjualan untuk menerapkan prokes," akunya.

Memang, tak ada yang bisa dilakukannya untuk mencegah pengunjung yang masuk, karena memang belum melakukan persiapan.

Wisatawan, Heru Setiono mengaku mendapat informasi tentang pembukaan tempat wisata di Wonogiri dari rekannya.

"Memang ramai, tapi kita tetap waspada. Tapi ini untuk refreshing, saya berharap ini bisa tetap berlanjut (pembukaan)," ungkapnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved