Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Toko Grosir Gal Gil di Karanganom Klaten Ludes Terbakar, Diduga karena Korsleting Listrik 

Kebakaran hebat melanda toko di Dukuh Tanjunganom RT 01 / RW 02 Desa / Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Minggu (24/10/2021).

Istimewa Damkar/Satpol PP Kabupaten Klaten
Proses pemadaman api yang melanda toko grosir Gal Gil di Karanganom, Kabupaten Klaten, pada Minggu (24/10/2021) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kebakaran hebat melanda toko di Dukuh Tanjunganom RT 01 / RW 02 Desa / Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Minggu (24/10/2021).

Api membakar seluruh toko grosir Gal Gil, milik Lilik Anwar Udin (37).

Kebakaran diketahui sekitar pukul 03.48 WIB, yang tak lama mobil pemadam kebakaran langsung datang untuk memadamkan api.

Baca juga: Kronologi Kebakaran Pasar Giribelah Wonogiri, Asap Hitam Mengepul Tinggi 

Baca juga: Dampak Kebakaran Pasar Janglot Sragen, Aktivitas Perdagangan akan Lumpuh Selama Satu Minggu

Kasie Pemadam Kebakaran-Satpol PP Kabupaten Klaten, Sumino mengatakan kebakaran terjadi diduga karena pemilik toko lupa mencabut aliran listrik pada odong-odong, yang menyebabkan korsleting listrik.

"Benar, penyebab kebakaran karena korsleting listrik, dari odong-odong," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Minggu (24/10/2021).

Ia menuturkan, api cepat membesar karena semua barang-barang yang ada di dalam toko mudah terbakar.

"Semua potensi yang ada di dalam kios intinya mudah terbakar, apalagi kalau sudah flashover, sehingga semua penyalaan api menjadi sempurna," terangnya.

Baca juga: Selama 2021, Terjadi 22 Insiden Kebakaran di Wonogiri: Penyebabnya dari Korsleting dan Puntung Rokok

Kebakaran kali ini menyebabkan 3 toko terbakar habis tak tersisa.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kali ini.

"Tidak ada korban jiwa maupun luka, semua selamat, namun yang terdampak dari kebakaran tersebut ada 10 orang," kata dia. 

Proses pemadam dibantu menggunakan 4 armada pemadam kebakaran, baru selesai 3 jam kemudian, sekitar pukul 07.00 WIB.

"Diperkirakan kerugian yang dialami korban mencapai Rp 500 juta," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved