Breaking News:

Tribun Solo Travel

Wisata Baru di Sragen : Gua Mangkubumi di Masaran, Padukan Wisata Sejarah dan Wahana Air

Di Sragen telah dibuka tempat wisata baru, yakni Gua Mangkubumi. Wisata sejarah Gua Mangkubumi berada di Dukuh Gebang Kota, Desa Gebang, Masaran.

TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
Kadisparpora Kabupaten Sragen, Yusep Wahyudi masuk kedalam Gua Pangeran Mangkubumi, yang kini dijadikan tempat wisata baru. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Di Sragen telah dibuka tempat wisata baru, yakni Gua Mangkubumi.

Wisata sejarah Gua Mangkubumi berada di Dukuh Gebang Kota, Desa Gebang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen.

Pangeran Mangkubumi sendiri merupakan adik dari Pakubuwana II yang merupakan Raja Keraton Surakarta.

Baca juga: Dibuka untuk Wisata, Gua Pangeran Mangkubumi Dibenahi, Ketua DPRD Sragen Biayai Perbaikan Jalan

Baca juga: Jangan Kecele, Kini Padang Rumput di Perbatasan Baturetno-Eromoko Ditutup, Imbas Kerumunan Wisatawan

Pangeran Mangkubumi menentang perjanjian yang dilakukan kakaknya dengan Penjajah Belanda.

Kemudian, Pangeran Mangkubumi memutuskan keluar dari Keraton Surakarta, yang kemudian memutuskan untuk datang ke tlatah Bumi Sukowati, yang sebagian ada di Kabupaten Sragen.

Pertama kali, Pangeran Mangkubumi datang ke Desa Pandak Karangnongko, yang ada di Kecamatan Masaran, dan disitulah Pangeran Mangkubumi mendirikan pemerintahan, yang saat ini dikenal sebagai Kabupaten Sragen.

Karena dirasa tidak aman, kemudian Pangeran Mangkubumi datang ke Desa Gebang.

Baca juga: Perahu Tersangkut Eceng Gondok, 23 Wisatawan Ini Terjebak di Tengah Waduk Jatiluhur

Dan di Gua itulah, Pangeran Mangkubumi dan para pengikutnya berhasil sembunyi dari kejaran penjajah Belanda selama beberapa waktu.

Di gua itu juga, Pangeran Mangkubumi juga bersemedi untuk meminta petunjuk.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved