Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Wisata Gua Mangkubumi di Gebang Masaran Sragen Mudah Dijangkau, Hanya 1 Jam dari Kota Solo

Goa yang menjadi petilasan Pangeran Mangkubumi saat bersembunyi dari kejaran Belanda itu kini mulai ramai dikunjungi masyarakat. Berikut Rutenya

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Tri Widodo
TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
Wisatawan mengantre untuk berfoto di depan Gua Pangeran Mangkubumi, di Dukuh Gebang Kota, Desa Gebang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, yang baru dibuka Minggu (24/10/2021). 

Lalu, belok kiri dan akhirnya sampai di tempat parkir wisata baru Gua Mangkubumi

Cerita Pohon Beringin

Gua di bawah akar pohon beringin di Dukuh Gebangkota, Desa Gebang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen ini memiliki cerita masa lalu.

Letaknya tak jauh dari jalan raya, dan berada di tepi Sungai Mungkung.

Kondisinya begitu istimewa, karena di sekitarnya sudah menjalar akar di mana-mana.

Baca juga: Jejak Pangeran Mangkubumi di Jenar : Buat Keraton Ing Alaga, Warga Sering Temukan Batu Bata Raksasa

Baca juga: Misteri Perusakaan SDN di Boyolali Belum Terpecahkan, Polisi Pun Hentikan Penyelidikan Sementara

Menurut Perangkat Desa Gebang, Jumali mengatakan konon gua tersebut digunakan sebagai tempat persembunyian Pangeran Mangkubumi dari kejaran pasukan penjajah Belanda.

Sebelumnya, diketahui Pangeran Mangkubumi keluar dari Keraton Surakarta untuk melakukan pemberontakan terhadap penjajah Belanda.

Pangeran Mangkubumi sempat mendirikan sebuah pemerintah di Desa Pandak, Kecamatan Masaran, yang kini disebut sebagai Kabupaten Sragen.

Karena dirasa Desa Pandak kurang strategis, Pangeran Mangkubumi melanjutkan gerilyanya ke Desa Gebang.

"Dan di gua inilah, menurut cerita Pangeran Mangkubumi dan pengikutnya bersembunyi dari kejaran Belanda untuk sementara waktu," katanya kepada TribunSolo.com, Rabu (22/9/2021).

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved