Breaking News:

Viral

Kasus Oknum Polisi Diduga Tiduri Anak Seorang Tahanan Terkuak, Ngaku Temui S di Hotel dan Beri Uang

Kasus Kapolsek Parigi Moutong di Sulawesi Tenggara (Sulteng) Iptu Idgn atas tuduhan dia meniduri gadis supaya bapaknya dibebaskan dari tahanan.

KOMPAS/DIDIE SW
Ilustrasi 

TRIBUNSOLO.COM - Kasus Kapolsek Parigi Moutong di Sulawesi Tenggara (Sulteng) Iptu Idgn atas tuduhan dia meniduri gadis supaya bapaknya dibebaskan dari tahanan.

Sosok oknum polisi ini akhirnya muncul memberi tanggapan. 

Baca juga: Pakai Google Maps Berujung Petaka, Mobil Terguling di Jalan Menanjak Selo Boyolali

Dilansir dari tayangan Kompas TV, oknum polisi tersebut menjawab pertanyaan sejumlah jurnalis yang menanyakan perihal kasus yang membelitnya.

"(Jadi itu) Enggak benar," kata Iptu Idgn.

Ketika ditanya soal pertemuan sang kapolsek dengan S, si gadis anak tersangka di sebuah hotel dan berhubungan suami istri, mengaku hanya memberi uang saja.

"Iya saya kasih yang tapi enggak ada itu (hubungan suami istri)," katanya.

Selain itu, dia juga membantah menjanjikan diri untuk bsia membebaskan bapak si gadis yang ditahan di Mapolsek Parigi Moutong.

"Tidak sama sekali, ini kasus sudah di jaksa, jadi sudah tidak ada wewenang saya," katanya.

Sang Kapolsek Direkomendasikan Dipecat

Kapolda Sulteng Irjen Rudy Sufahriadi menyebut bahwa Iptu Idgn direkomendasikan untuk dipecat alias dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved