Breaking News:

Liga Spanyol

Sindiran Koeman Pasca Barcelona Keok dari Real Madrid : Hasil Beda, Bila Aguero cs Cetak Gol Pembuka

Barcelona harus mengakui kekalahan atas Real Madrid dalam laga El Clasico yang berkesudahan dengan skor 2 - 1.

TribunSolo.com / AFP
Selebrasi Sergio Aguero setelah mencetak gol dalam laga La Liga antara Real Madrid vs Barcelona di Camp Nou, 24 Oktober 2021.(David Ramos/Getty Images/ AFP). 

TRIBUNSOLO.COM - Barcelona harus mengakui kekalahan atas Real Madrid dalam laga El Clasico yang berkesudahan dengan skor 2 - 1.

Blaugrana hanya bisa membalas dua gol Madrid lewat gol Sergio Aguero yang dicetak pada menit ke - 90 + 7.

Meski kalah, manajer Barcelona Ronald Koeman memuji penampilan timnya pada 45 menit pertama dan 'menyindir' Real Madrid.

Hasil akan berbeda bila sosok yang mencetak gol pembuka adalah pemain Barcelona bukan David Alaba.

"Saya memahami rasa frustrasi orang-orang, tetapi hari ini kami telah menunjukkan bahwa kami tidak kalah dengan Real Madrid," kata Koeman dilansir dari Marca.

"Jika kami membuat skor menjadi 1 - 0 dan tidak kebobolan, semuanya akan berubah,"

"Memang benar kami bagus di babak pertama dan kami mengendalikan permainan dengan baik. Kami memiliki peluang besar untuk memimpin," tambahnya.

Baca juga: PSG Beruntung, Imbang Lawan Marseille, Achraf Hakimi Dikartu Merah & Lionel Messi cs Mati Kutu

Baca juga: Real Madrid Raja El Clasico, Barcelona Takluk, Hanya Mampu Diberi Gol Hadiah Lewat Sergio Aguero

Koeman mengatakan Barcelona telah bertahan dan mengantisipasi serangan balik Madrid dengan baik.

"Tetapi di babak kedua, mereka telah melakukan bagian mereka dan bertahan dengan baik dan kami belum mampu menciptakan bahaya," ucap nya.

"Ada harus mewaspadai serangan balik mereka. Tim melakukan yang terbaik untuk bermain imbang. Kami kecewa dengan hasilnya tetapi tidak dengan apa yang telah kami lakukan sebagai tim,"

"Mereka memiliki peluang, tetapi ini adalah laga yang seimbang dan ketika ini terjadi, sangat penting untuk mencetak gol terlebih dulu. Mereka berbahaya dalam serangan balik," tambahnya.

Barcelona telah mencoba membongkar pertahanan Madrid dengan menggunakan umpan silang namun gagal.

"Itu berarti kami menguasai banyak bola dan kami harus meningkatkan hal-hal dalam serangan, seperti umpan silang, dan posisi di kotak penalti," ucap dia.

"Saya memasukan Luuk de Jong. Saya tidak suka ketika orang banyak bersiual pada pemain. Anda harus membantu dan mendukung pemain tim anda," imbuhnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved