Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Nenek Gilang Curhat saat Didatangi Anggota DPR : Sampaikan ke Jokowi, Agar Kasus Menwa Tak Berhenti

Komisi III DPR RI meminta kasus tewasnya Gilang Endi Saputra (20) saat diklat Menwa UNS segera dituntaskan.

Penulis: Desty Luthfiani | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Desty Luthfiani
Nenek Gilang Endi, Mulyati (70) saat didatangi Komisi III DPR RI Paryono di Desa Dayu, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Rabu (3/11/2021). 

Laporan wartawan TribunSolo.com, Desty Luthfiani

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Komisi III DPR RI meminta kasus tewasnya Gilang Endi Saputra (20) saat diklat Menwa UNS segera dituntaskan.

Bahkan anggota Komisi III DPR RI, Paryono bersama Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mendatangi rumah korban, Rabu (3/11/2021).

Paryono ditemui ayah korban Sunardi (58) dan nenek Mulyati (70) di Desa Dayu, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar.

“Saya ke sini karena memang korban kerabat saya, saya berharap kasus ini diusut dengan tuntas, kalau salah ya harus ditegakkan apalagi ini menyangkut lembaga,” tegas dia kepada TribunSolo.com.

Baca juga: Rektor UNS Minta Maaf,Beri Akses Seluas-luasnya Polisi Selidiki Tewasnya Mahasiswa saat Diklat Menwa

Baca juga: Markas Menwa UNS Kembali Digeledah, Polisi Sita Alat Bukti Baru Berupa Dokumen, Isinya Apa Itu?

“Seharusnya sudah tidak ada kekerasan-kekerasan di dunia pendidikan,” harap dia.

Paryono juga beranggapan bahwa mencetak pemimpin di dalam kampus tidak harus menggunakan budaya kekerasan.

“Berjalan apa adanya secara objektif, sehingga jika memang itu salah maka harus dihukum,” terang dia.

Di hadapan Paryono, nenek Gilang Mulyati (70) terus mengharap keadilan.

Apalagi meninggalnya cucunya sudah memasuki seminggu lebih sejak menghembuskan napas pada Minggu (24/10/2021).

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved