Breaking News:

Inilah Daftar 104 Pinjol Legal yang Dirilis OJK, Amankah Pakai Shopee PayLater?

OJK mengimbau masyarakat untuk menggunakan jasa penyelenggara fintech lending yang sudah terdaftar/berizin dari OJK.

Editor: Hanang Yuwono
Surya/Eben Haezer
Ilustrasi pinjaman online 

TRIBUNSOLO.COM -- Masyarakat diimbau tidak panik saat terlanjut meminjam pinjaman online.

Pasalnya, pemerintah telah menjamin ada sejumlah fintech lending yang legal dan bisa dipertanggungjawabkan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan pinjol yang legal tersebut.

Baca juga: Cerita Debt Collector Pinjol Ilegal Salah Sasaran, Tidak Tahu yang Diteror Itu Brigjen Krishna Murti

Baca juga: Tak Hanya di Wonogiri, Polisi Temukan Kasus Pinjol di Boyolali: Pinjam Rp 5 Juta Jadi Rp 80 Juta

OJK menyebut saat ini telah ada 104 pinjol legal yang terdiri dari 101 fintech yang teleh memiliki izin dan tiga masih terdaftar.

Adapun, tiga pemain fintech lending dengan status masih terdaftar, yaitu PT Kas Wagon Indonesia (Cashwagon), PT Mapan Global Reksa (Findaya) dan PT Pintar Inovasi Digital (Asetku).

Sementara itu, ada pengurangan sebanyak dua pemain fintech lending yang mengembalikan tanda terdaftarnya.

“Terdapat dua pembatalan tanda bukti terdaftar fintech lending, yaitu PT Digital Tunai Kita (TunaiKita) dan PT Kapital Boost Indonesia (Kapital Boost) dikarenakan ketidakmampuan penyelenggara meneruskan kegiatan operasional,” tulis OJK yang dikutip Kontan.co.id, Kamis (4/11/2021).

Selain itu, ada juga perubahan nama sistem elektronik milik PT Lentera Dana Nusantara yang sebelumnya bernama 'ShopeePayLater', kini menjadi 'Lentera Dana Nusantara'.

Dengan adanya pengumuman tersebut, OJK mengimbau masyarakat untuk menggunakan jasa penyelenggara fintech lending yang sudah terdaftar/berizin dari OJK.

Berikut rincian daftar fintech berizin dan terdaftar di OJK per 25 Oktober 2021:

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved