Breaking News:

Viral

Klarifikasi Bea Cukai soal Video Viral Unboxing Motor Ducati WSBK Indonesia 2021: Sesuai Prosedur

Warganet khawatir insiden tersebut akan bisa melukai kredibilitas Indonesia dalam menggulirkan event sekelas Kejuaraan Dunia WSBK.

Editor: Hanang Yuwono
Instagram.com/beacukaimataram
Viral video unboxing ilegal motor Ducati untuk ajang WorldSBK Indonesia 2021, begini penjelasan dari pihak bea cukai. 

TRIBUNSOLO.COM -- Perhatian pecinta superbike kini tengah tertuju pada video viral unboxing ilegal motor Ducati untuk ajang WorldSBK Indonesia 2021.

Ada sejumlah pihak yang dianggap harus bertanggungjawab dalam insiden itu.

Salah satunya adalah Bea Cukai.

Menanggapi viralnya video unboxing ilegal itu, pihak Bea Cukai Mataram pun memberikan klarifikasi.

Mereka buka suara soal adanya pembongkaran secara ilegal boks kargo berisi motor tim pabrikan Ducati di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB.

Baca juga: Nasib Panitia Lokal WSBK Mandalika yang Terekam Utak-atik Motor Balap Ducati, Langsung Dipecat

Baca juga: Pembalap WSBK, Jonathan Rea, Ungkap Alasannya Tak Jadi Membalap di MotoGP

Pada Kamis (11/11/2021) dini hari, media motorsport terkemuka Speedweek.com mengunggah video dan foto-foto dari seseorang yang diduga panitia lokal Mandalika Grand Prix Assosciation (MGPA) membuka boks kargo Ducati dan "mengutak-atik" motor nomor 21 milik Michael Rinaldi.

Menurut regulasi dan undang-undang, boks kargo dan logistik tim hanya boleh dibuka oleh pihak Bea Cukai atau tim itu sendiri agar mencegah manipulasi dan juga spionase dari tim-tim lawan.

Sontak, video yang juga tersebar di Facebook dan YouTube itu pun ramai jadi perbincangan netizen.

Warganet khawatir insiden tersebut akan bisa melukai kredibilitas Indonesia dalam menggulirkan event sekelas Kejuaraan Dunia WSBK.

Apalagi, WSBK Indonesia 2021 menjadi pusat perhatian karena merupakan seri terakhir dan penentu juara dunia WSBK 2021.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved