Kualifikasi Piala Dunia 2022

Aksi Nekat Addison Whelan : Masuk ke Lapangan, Teriak Minta Jersey Cristiano Ronaldo, Berujung Denda

Ada momen menarik yang terjadi saat Portugal ditahan imbang Irlandia Utara dalam kualifikasi Piala Dunia 2022.

Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / AFP
Cristiano Ronaldo melepas jerseynya dan diberikan ke fans setelah laga kualifikasi FIFA World Cup Qatar 2022 Irlandia Utara vs Portugal di Aviva Stadium, 11 November 2021. (Paul Faith / AFP). 

TRIBUNSOLO.COM - Ada momen menarik yang terjadi saat Portugal ditahan imbang Irlandia Utara dalam kualifikasi Piala Dunia 2022.

Seorang gadis bernama Addison Whelan berlari masuk ke lapangan Stadion Aviva, meompati penghalang, dan menghindari dua penjaga keamanan.

Setelahnya, Addison berteriak kepada Ronaldo. Ia meminta Cristiano Ronaldo untuk menyerahkan jersey kepadanya.

Addison tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya setelah bisa berinteraksi dengan Ronaldo.

Ditambah ia mendapatkan jersey yang diinginkannya, meski akhirnya ia didenda 2.500 Poundsterling.

"Saya didenda karena berlari ke lapangan. Ayah saya akan membayarnya," ujar dia dilansir dari Mirror.

Baca juga: Solskjaer Terancam, Ed Woodward Mulai Tak Mendukung, Manchester United Bersiap Colek Ralf Rangnick

Baca juga: Greenwood & Rashford Absen Bela Inggris, Eks Manchester United Roy Keane : Ada Yang Tidak Beres

Tapi dengan polosnya, Addison mengatakan ayahnya akan 'senang' jika ada orang lain yang datang untuk membayarnya. Addison juga menceritakan bagaimana ia bisa masuk ke lapangan.

"Saya melompati penghalang karena saya berada di baris kedua. Saya melompati baris pertama dan melewati penghalang," ujar dia.

"Kemudian saya berlari ke lapangan, tapi ada penjaga keamanan yang berlari di belakang saya dan ada dua lagi yang datang dari sudut lain. Jadi saya terus berlari,".

"Ketika saya melihat dua lainnya datang dari sudut lain. Saya berlari lebih ke tengah sehingga saya bisa berbelokke sekitar mereka. Tapi kemudian mereka menangkap saya," tambahnya.

Setelahnya, Addison meneriakkan nama Ronaldo. Pemain Portugal itu mendengarnya.

"Dia berbalik dan melihat saya. Dia menyuruh mereka (petugas keamanan) untuk melepas saya," kata dia.

"Saya hanya kaget dan menangis. Saya seperti 'bisakah saya memiliki jersey anda ? Tolong, tolong. Saya penggemar beratnya'. Dia berkata 'apakah kamu baik-baik saja ?'," tambahnya.

Ronaldo mendekati gadis itu dan memeriksa keadaan Addison. Ronaldo lalu menyerahkan jersey yang dikenakannya.

"Ketika ayah saya melihatnya melepas baju itu. Wajah ayah saya sangat terkejut," kata Addison.

"Saya seperti 'ya Tuhan. Ini dia. Ini mimpi saya. Akhirnya menjadi kenyataan'. Itu mungkin kali terakhirnya bermain di Irlandia," tambahnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved