Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Tersangka Tragedi Menwa UNS Ditahan, Polisi Pastikan Kondisinya Kini dalam Keadaan Baik

Polisi pastikan kondisi kedua tersangka tragedi Diksar UNS yang ditahan di Mapolsek Banjarsari dan Laweyan dalam keadaan baik.

TribunSolo.com/Fristin Intan
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjunak menggelar jumpa pers penetapan tersangka tewasnya GE kaibat diklatsar Menwa UNS ditemani Direskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo, Kabid Humas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, Rektor UNS Jamal Wiwoho hingga ayah korban, Sunardi (58) di Mapolresta Solo, Jalan Adi Sucipto, Jumat (5/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka tragedi Diksar UNS, yang menewaskan Gilang Endi Saputra (21).

Mereka yang ditetapkan tersangka berinisial NFM (22) warga Kabupaten Pati dan FPJ (22) warga Kabupaten Wonogiri.

Kasatreskrim Polresta Solo, AKP Djohan Andika mengatakan kedua tersangka kini sudah ditahan di Mapolsek Banjarsari dan Laweyan.

Baca juga: Penangguhan Penahanan Tersangka Kasus Menwa UNS Belum Dikabulkan Polisi, LBH UNS : No Commet Dulu

Baca juga: Soal Pengajuan Penangguhan Penahanan Tersangka Diklatsar Maut Menwa UNS, Polisi: Belum Dikabulkan

Selama dalam masa penahanan, kondisi tersangka baik-baik saja. 

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjunak menggelar jumpa pers penetapan tersangka tewasnya GE kaibat diklatsar Menwa UNS ditemani Direskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo, Kabid Humas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, Rektor UNS Jamal Wiwoho hingga ayah korban, Sunardi (58) di Mapolresta Solo, Jalan Adi Sucipto, Jumat (5/11/2021).
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjunak menggelar jumpa pers penetapan tersangka tewasnya GE kaibat diklatsar Menwa UNS ditemani Direskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo, Kabid Humas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, Rektor UNS Jamal Wiwoho hingga ayah korban, Sunardi (58) di Mapolresta Solo, Jalan Adi Sucipto, Jumat (5/11/2021). (TribunSolo.com/Fristin Intan)

"Kondisinya sehat.

Kita juga ada tim dokter untuk tahanan, bila mereka terjadi masalah kesehatan kita selalu menangani.

Psikis kedua tersangka dalam keadaan baik," katanya, Sabtu (13/11/2021).

Lebih lanjut, ia mengatakan kedua tersangka melalui Lembaga Konsultasi dan Batuan Hukum Fakultas Hukum UNS mengajukan penangguhan penahan.

Namun, pihak kepolisian belum mengabulkan permohonan penangguhan penahan tersebut karena masih dalam proses penyelidikan. 

"Penangguhan penahanan itu hak setiap tersangka untuk mengajukan. Masalah disetuju atau tidaknya tergantung pada penyelidikan kita," ujarnya. 

Hingga kini, polisi terus memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan terkait tragedi tersebut. 

Baca juga: Dua Tersangka Diklatsar Maut Menwa UNS Solo Mengajukan Penangguhan Penahanan 

Baca juga: Kasus Menwa UNS Solo, Polisi Sebut Tidak Menutup Kemungkinan Ada Tersangka Lain 

Terbaru, polisi memanggil biro akademik dan kemahasiswaan UNS, untuk dimintai keterangan. 

"Kemarin kita periksa satu orang dari Biro Akademik. Sehingga total sudah ada 27 orang yang diperiksa," katanya. 

"Pemanggilan ulang tetap ada, nanti kita agendakan, untuk menambah keterangan," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved