Breaking News:

Viral

Viral! Kisah Sanusi Biro Jodoh di Blitar, Pasang Tarif Rp 100 Ribu dan Tulis Nomor Telepon Calon

Viral! kisah Sanusi sang biro jodoh di Blitar, pasang tarif Rp 100 ribu dan masih meminta pasangan tulis no telepon di foto.

Editor: Eka Fitriani
KOMPAS.COM/ASIP HASANI
Sanusi duduk di teras rumahnya di Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Sabtu (13/11/2021) 

TRIBUNSOLO.COM - Sebuah cerita unik datang dari pemilik biro jodoh di Blitar, Jawa Timur bernama Sanusi.

Biro jodoh yang beralamat di Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Sabtu (13/11/2021) tersebut memasang tarif Rp 100 ribu sebagai uang pendaftaran.

Uang tersebut harus dibayar setiap ada orang meminta untuk dicarikan jodoh.

Biro jodoh Sanusi tersebut viral usai sebuah akun di TikTok mengunggah video bertuliskan banner bertuliskan biro jodoh miliknya.

Klien yang kemudian menemukan jodoh berkat jasa Sanusi biasanya akan memberikan uang ekstra.

Baca juga: Viral Maling Curi Sekarung Paket Kurir di Pinggir Jalan Bogor, Kedua Pelaku Kini Diburu Polisi

Baca juga: Tak Terima Pesan di Ponselnya Dibaca, Suami di Jember Pukul Istri Berkali-Kali Lalu Lempar Kursi

"Seikhlasnya. Tapi biasanya ngasih Rp 300.000 setiap pasangan," ujar Sanusi, Sabtu (13/11/2021).

Selain membayar uang pendaftaran, mereka juga diminta menyerahkan foto diri dan fotokopi KTP. Kemudian Sanusi juga akan meminta mereka menuliskan nama dan nomor telepon di belakang foto yang mereka serahkan.

Sanusi menunjukkan foto tujuh orang klien yang belum menemukan jodoh, mayoritas laki-laki.

Kata Sanusi, mungkin perempuan cenderung gengsi kalau terang-terangan mencari jodoh. Terkait status perkawinan, meski terdapat klien yang lajang, memang lebih banyak duda dan janda yang datang padanya untuk mencari jodoh.

"Perempuan yang satunya lagi itu, itu masih perawan umur 38 tahun. Dia sekarang masih kerja di Hongkong, tapi sudah waktunya pulang. Makanya minta dicarikan jodoh," tuturnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved