Aksi Heroik Ibu dan Putrinya di Serdang Gagalkan Aksi Pencurian Sepeda Motor, Sempat Tarik-tarikan

Aksi Heroik Ibu dan Putrinya di Serdang menggagalkan aksi pencurian sepeda motor, sempat tarik-tarikan dengan pelaku.

Editor: Eka Fitriani
TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH
Hotrina br Simbolon ibu mahasiswi yang menggagalkan aksi begal, Senin (15/11/2021). 

TRIBUNSOLO.COM - Aksi pencurian sepeda motor berhasil digagalkan oleh ibu dan anak yang menjadi korbannya.

Aksi heroik tersebut terjadi di Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara berhasil digagalkan.

Awalnya, si anak yang mengetahui aksi pelaku langsung melompat keluar sementara ibunya sempat mengira ada kecelakaan.

Mereka kemudian sama-sama melawan maling tersebut, keduanya sempat tarik-tarikan dengan pelaku.

Hotrina br Simbolon ibu dari mahasiswi yang turut ikut membantu menggagalkan akai pencurian sepeda motor, sempat mengira ada yang kecelakaan.

Hotrina menceritakan, detik-detik terjadinya aksi pencuri di halaman rumah di samping Gereja HKI Jalan Rajawali, Dusun 13, Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, pada Minggu (14/11/2021) kemarin.

Baca juga: Longsor di Cepogo Boyolali : Tebing Setinggi 10 Meter Ambrol, Jalan Antar Desa Terputus

Baca juga: 5 Tempat Wisata Solo Ini Wajib Dikunjungi Wisatawan saat Liburan, Ikonik dan Bersejarah

Saat itu, ia sedang berada di dalam rumah, lalu anaknya bernama Dian Fitri br Tobing, seperti curiga terhadap dua orang pelaku yang awalnya membeli air mineral di warungnya.

"Anak ku seperti curiga, dia ngintip dari kaca, mungkin dilihatnya pelaku sudah menaiki sepeda motornnya, lompat dia minta tolong," kata Hotrina, Senin (15/11/2021).

Ia mengatakan, melihat anaknya yang melompat ke luar.

Spontan dirinya juga ikut keluar mengejar anaknya.

Dirinya mengaku sempat mengira, ada kecelakaan di depan rumahnya.

"Ku liat anak ku melompat, kupikir ada tabrakan. Ku liat anak ku sudah narik jaket pelaku. Spontan juga ku tariklah sepeda motor itu, tarik-tarikan kami bertiga," sebutnya.

Kemudian, ia mengaku baru menyadari, bahwa pelaku hendak melarikan sepeda motor milik anaknya.

Menyadari hal itu, ia langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga yang ada di lokasi.

Baca juga: Sering Nonton Film Porno, Seorang Ayah di Tegal Tega Cabuli Anak Kandung Sendiri

Baca juga: Remaja di Serang Diperkosa Kakek 73 Tahun, Pelaku Ancam Korban Pakai Pisau

Pelaku yang panik karena terjatuh, memilih melarikan diri.

Namun, para warga yang telah mengepung pelaku langsung menangkapnya.

"Karena di tarik jatuhlah dia (pelaku) itu, itulah lari dia dikejar. Datanglah warga itu ditangkaplah dia di depan pabrik itu. Nggak ku lihat lagi dia dipukuli," ucapnya.

Ia pun membeberkan, identitas pelaku bernama Tono Prasetio yang merupakan warga Pekanbaru.

"Enggak kenal sama pelaku, katanya warga Pekanbaru, namanya Tono," Pungkasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved