Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Warga Klaten Menggugat ke Pengadilan, Uang Ganti Rugi Tol Solo-Jogja Dianggap Terlalu Murah

Puluhan pemilik lahan yang terdampak Proyek Jalan Tol Solo-Jogja di Klaten menggugat ke Pengadilan Negeri Klaten.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Aji Bramastra
TribunSolo.com/Tri Widodo
Permukiman warga terdampak Tol Solo-Jogja di Dukuh Klinggen, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali mulai dibongkar, Selasa (2/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Puluhan pemilik lahan yang terdampak Proyek Jalan Tol Solo-Jogja di Klaten menggugat ke Pengadilan Negeri Klaten.

Mereka melakukan gugatan terhadap BPN Klaten.

Baca juga: Puluhan Warga Terdampak Tol Solo - Jogja di Klaten Kirim Gugatan ke PN Klaten, Ada Apa?

Dasar gugatan tersebut, mereka keberatan terhadap hasil musyawarah uang ganti rugi proyek Tol Solo-Jogja.

Humas Pengadilan Negeri Klaten Rudi Ananta Wijaya mengatakan ada sekitar 30 berkas pengajuan terhadap musyawarah proyek tol Solo-Jogja.

"Ada 30 berkas yang kami terima, 1 berkas sudah masuk sidang," kata Rudi kepada TribunSolo.com, Kamis (18/11/2021).

Rudi mengatakan pihak yang mengajukan berasal dari dua desa di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten.

Masing-masing di Desa Pepe dan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten.

"Satu perkara sudah diajukan sekitar seminggu yang lalu, 27 perkara didaftar 15 November 2021, 2 perkara dari Desa Pepe 17 November 2021," ucap Rudi.

Semua berkas gugatan tersebut, tertuju pada dua tergugat, yakni BPN Klaten dan pihak appraisal (penilai harga) Proyek Jalan Tol Solo-Jogja.

"Mereka mengajukan keberatan karena tidak sepakat dengan hasil musyawarah ganti rugi Tol Solo-Jogja," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengadaan Tanah BPN Klaten, Sulistiyono, mengaku tak masalah jika ada masyarakat pemilik lahan terdampak proyek Tol Solo-Jogja mengajukan keberatan.

"Kami sudah menyiapkan berkas-berkas dalam sidang keberatan," kata Sulistyono. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved