Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Tanah Warisan Simbah Ditebus Rp 1,1 Miliar Jalan Tol Solo-Jogja, Nasrun Tolak Tawaran Sales Mobil

Tanahnya tergilas Tol Solo-Jogja, Nasrun mendapat uang ganti rugi sebesar Rp 1,1 miliar. Ia menggunakan uang itu untuk investasi.

Penulis: Tribun Network | Editor: Aji Bramastra
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Sejumlah sales saat menawarkan mobil baru ke Muhammad Nasrun Nur Usman (kanan) seusai mengikuti pembayaran UGR Tol di Desa Tarubasan, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten 

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Tak semua orang tergiur untuk 'balas dendam' ketika mendapat rejeki nomplok.

Muhammad Nasrun Nur Usman, pemuda 35 tahun asal Desa Tarubasan, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten adalah salah satunya.

Baca juga: Fakta Unik Proyek Jalan Tol Solo-Jogja : Sampai Memotong 150 Jalan, Punya 12 Jembatan di Atas Sungai

Tanahnya tergilas Tol Solo-Jogja, ia mendapat uang ganti rugi sebesar Rp 1,1 miliar.

Tapi, bukannya tergiur untuk foya-foya atau membeli mobil misalnya, tetapi uang Rp 1,1 miliar yang mendarat di tangannya untuk investasi.

Dia mendapatkan kompensasi setelah sawah miliknya seluas 1.400 meter persegi.

"Tanah saya yang terdampak sekitar 1.400 meter persegi uang gantinya Rp1,1 miliar," ungkap dia temui di sela-sela pembayaran UGR.

Menurut dia, total lahan persawahan miliknya di desa itu seluas sekitar 2.100 meter persegi.

Namun, yang kena terjang proyek Trans Jawa itu seluas 1.400 meter persegi sehingga sawahnya masih tersisa sekitar 700 meter persegi.

Ia menyebut jika UGR yang diterima itu akan digunakan kembali untuk membeli tanah karena wasiat dari simbah.

"Sementara ini mau dibelikan tanah lagi karena sudah wasiat dari simbah. Tanah ini kan punya keluarga, saya cuma mewakili saja mengambil UGR ini," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved