Berita Persis Solo
Prediksi Persis Solo vs Hizbul Wathan : Awas Jebakan Offside, Bek Pantang Lengah
Persis Solo segera melawan Hizbul Wathan FC di Stadion Manahan, Selasa (23/11/2021). Di atas kertas, Persis Solo lebih diunggulkan tapi tetap waspada.
TRIBUNSOLO.COM - Persis Solo segera melawan Hizbul Wathan FC di Stadion Manahan, Selasa (23/11/2021).
Di atas kertas, Persis Solo lebih diunggulkan namun sebaiknya mereka tetap waspada, skuad asuhan Freddy Muli siap memberi kejutan.
"Ini merupakan laga yang cukup berat bagi kami, tapi tim pelatih sudah berusaha (mempersiapkan) semaksimal mungkin untuk menghadapi Persis Solo," terang asisten pelatih Hizbul Wathan, Adam.
Kejutan nampaknya telah disiapkan Hizbul Wathan sama seperti saat melawan PSCS Cilacap pekan lalu.
Buktinya, mereka bisa memaksa PSCS Cilacap bermain imbang dengan skor kacamata 0 - 0 di laga sebelumnya.
Chemistry Vengko Armedya dan Arif Yanggi beberapa cukup merepotkan lini pertahanan PSCS Cilacap waktu itu.
Pemain PSCS Cilacap terpaksa menjatuhkan salah seorang diantara mereka untuk meminimalisir tekanan.
Penetrasi yang dilakukan Bagus Prasetya juga perlu diwaspadai. Aksinya memaksa lawan memberikan hadiah tendangan bebas.
Baca juga: PSG Kalah WO, Persis Raih 2 Poin Ekstra, Coach Eko : Tidak Boleh Lengah, 3 Poin Lawan Hizbul Wathan
Baca juga: Persis Solo vs Hizbul Wathan, Beto Ingin Tambah Koleksi Gol, Persembahan Khusus Buat Mendiang Nenek
Dalam segi bertahan, Hizbul Wathan beberapa kali menggunakan jebakan offside.
Qischil Gandrum dan Muhammad Afrizhan merasakan jebakan offside yang dikomandoi Achmad Bachtiar dan Fahad Abdullah. Masing-masing merasakan itu pada menit ke - 10 dan ke - 13.
Bukan hanya itu, pemain Hizbul Wathan tidak ragu menciptakan situasi 3 vs 1 atau 3 vs 2 saat menekan pergerakan lawan.
Reza Saputra pernah merasakannya saat diapit Achmad Bachtiar, Kemaluddin, Ahmad Maulana pada menit ke - 4.
Situasi semacam itu lebih baik diwaspadai Persis Solo bila tidak ingin terpeleset lagi.
Di tambah, Hizbul Wathan saat ini tengah termotivasi untuk keluar dari zona degradasi setelah PSG Pati mendapat pengurangan poin.
Pemain Hizbul Wathan, Ferdiansyah mengatakan tim akan berusaha maksimal untuk mencuri poin dari Persis Solo.
"Kita besok berusaha bermain maksimal saat melawan Persis Solo. Di atas kertas (kami) under dog, tapi kita berusaha maksimal curi poin dari Persis Solo," terang Ferdiansyah.
Di satu sisi, Persis Solo bisa memanfaatkan laga melawan Hizbul Wathan sebagai momen bangkit setelah kekalahan getir dari PSIM Jogja pekan lalu.
"Yang pasti kita harus kerja keras, meskipun Hizbul Wathan berada di posisi paling bawah, tapi kita selalu anggap semua lawan berat. Tetap kerja keras untuk memenangkan pertandingan besok," terang pelatih Persis Solo, Eko Purdjianto.
"Kita tidak boleh lengah lagi. Kita harus waspadai Hizbul Wathan, mereka pasti tidak mau degradasi juga," tambahnya.
Lini pertahanan Persis Solo lebih siap lagi dan tidak telat menutup ruang seperti saat melawan PSIM Jogja.
Rian Miziar, misalnya, beberapa membuat gawang Wahyu Tri Nugroho terancam termasuk menjelang bubaran.
Pergerakan Sugeng Efendi memperdaya Rian yang berbuah umpan ke Arbeta Rokyawan yang berlari bebas dan berhasil menyepak.
Beruntung, Wahyu maju untuk menutup ruang tembak pada menit ke - 80.
Kesiapsigaan bek dalam mengawal pertahanan diperlukan saat melawan Hizbul Wathan.
Apabila tidak ingin diobrak-abrik pergerakan Vengko, Arif, dan Bagus.
"Saya lihat sendiri minggu ini kita sangat fokus, kerja keras, dan saya pikir semua satu tujuan besok untuk menang dan lolos ke 8 besar," ucap pemain Persis Solo, Alberto Goncalves.
"Kita tahu kemarin kalah saat derby, tapi itu sudah lewat dan kita pikir ke depan. Optimis besok bisa main bagus dan dapat tiga poin,” imbuhnya.
Prediksi susunan pemain Persis Solo vs Hizbul Wathan :
Persis Solo : Wahyu Tri Nugroho, Ganjar Mukti, Fabiano Beltrame, Abduh Lestaluhu, Eky Taufik, Muhammad Kanu, Irfan Bachdim, Miftahul Hamdi, Irfan Jauhari, Alberto Goncalves, dan Ferdinand Sinaga.
Hizbul Wathan : Ferdiansyah, Achmad Bachtiar, Habibi, Fahad Abdullah, Wahyu Prasetyo, Ahmad Maulana, Arif Yanggi, Bagus Prasetya, Kemaludin, Dimas Galih, dan Vengko Armedya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/latihan-persis-solo-september.jpg)