Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Sengketa Sriwedari, FX Rudy Desak Presiden Jokowi Turun Tangan: Harus Ikut Campur 

Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, mengatakan sengketa Taman Sriwedari perlu diupayakan jalur politik.

TribunSolo.com
Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Kamis (14/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, mengatakan sengketa Taman Sriwedari perlu diupayakan jalur politik.

Jalur politik yang dimaksud meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk turun tangan dalam persoalan ini.

Karena dalam keputusan Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang mengeluarkan HP 40 dan HP 41 merupakan bukti bahwa tanah Sriwedari milik negara.

Baca juga: 51 Tahun Polemik Sriwedari, Ahli Waris Mengaku Lelah: Minta Pemkot Solo Beli Kompleks Sriwedari

Baca juga: Dibalik Kasus Sengketa Lahan Masjid Sriwedari: Panitia dan Pemkot Solo Masih Berburu CSR

"Saran saya hanya satu, kepala negara (Presiden Jokowi) harus ikut campur dalam urusan Sriwedari. Bahwa kepala negara memutuskan tanah ini milik negara, bukan siapa-siapa," ujar Rudy saat menghadiri forum group discussion (FGD) Pengelolaan Lahan Sriwedari di The Sunan Hotel, Senin (22/11/2021).

"Keputusan itu juga menyatakan bahwa kawasan ini merupakan kawasan cagar budaya yang tidak bisa dimiliki oleh siapa pun selain negara," lanjutnya.

Rudy mengatakan, juga meminta Presiden Jokowi mengeluarkan Keputusan Presiden (Kepres).

"Yang penting menyelamatkan aset negara (Sriwedari) ini jangan sampai hilang," katanya.

Selain itu, Rudy juga berharap kepada ahli waris untuk legowo memberikan kepada Pemkot Solo

Sengketa Sudah 51 Tahun 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved