Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Bupati Sukoharjo Tegur PT RUM Lewat Surat: Minta Perbaiki Pipa, Produksi 80 Ton Per Hari

Bupati Sukoharjo Etik Suryani pernah melayangkan surat kepada PT RUM. Surat tersebut dikirimkan kepada manajemen PT RUM pada Rabu (10/11/2021).

TribunSolo.com/Agil Tri
PT RUM yang berada di Desa Plesan, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Senin (25/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Bupati Sukoharjo Etik Suryani pernah melayangkan surat kepada PT RUM

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo Agustinus Setiyono, surat tersebut dikirimkan kepada manajemen PT RUM pada Rabu (10/11/2021) lalu.

Surat peringatan itu dilayangkan, untuk menindaklanjuti aduan dari masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo pada Senin (10/11/2021).

Baca juga: Dedi Mulyadi & KLHK Sidak Limbah PT RUM Sukoharjo, Emak-emak : Jangan Menyenangkan Sebentar Saja

Baca juga: Sidak Aliran Limbah PT RUM di Nguter Sukoharjo, Tim Temukan Kebocoran Limbah Cair

"Isi suratnya untuk meminta PT RUM memperbaiki pipanya, dan membatasi produksi 80 ton per hari," katanya, Selasa (23/11/2021).

"Jika masih bau, Bupati meminta untuk menghentikan sementara," imbuhnya.

Meski telah bersurat, Agustinus mengatakan Pemkab Sukoharjo tidak bisa berbuat banyak kepada PT RUM.

Pasalnya, pabrik rayon yang ada di Kecamatan Nguter itu tergolong Penanam Modal Asing (PMA).

Baca juga: Bau Busuk Limbah PT RUM Muncul Akibat Blower Rusak, Warga Minta Produksi Dihentikan, karena Tak Kuat

"Sesuai ketentuan Undang-undang Cipta Kerja, PP 5 dan 22, kewenangan pengawasan kepada pemerintah pusat, termasuk pemberian sanksinya. Pemkab tidak memiliki wewenang, hanya pembinaan saja," jelasnya. 

Sehingga, dari kunjungan DPR RI Komisi IV dan Kementerian Lingkungan Hidup pagi tadi, diharapkan dapat menindak lanjuti permasalahan limbah PT RUM

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved