Berita Sragen Terbaru

Perjuangan Indah di Sragen, Ubah Jamur Jadi Cemilan Lezat, Tak Disangka Bisa Rambah Pasar Belanda

Di Kabupaten Sragen, ada Indah Susilowati terbilang sukses mengembangkan usaha UMKM yang dijalaninya.

TribunSolo.com/Septiana Ayu
Indah Susilowati, owner Jamur Crispy Puriayu, kini produknya telah merambah pasar Belanda. 

Bahkan, dengan memanfaatkan jaringan dan teknologi, produknya sudah pernah dipasarkan di Malaysia dan Hongkong.

Baca juga: Kuliner Enak Wonogiri: Nasi Gandul Khas Pati dengan Daging Melimpah, Dijual Rp 14 Ribu 

Baca juga: Kuliner Enak Sukoharjo: Tengkleng Porsi Jumbo Mbak Puji di Nguter, Ada Sejak Tahun 1998

"Tapi pengiriman pribadi, disana ada teman, teman menjualkannya di sana," aku dia.

Bekerja sama dengan kelompok UMKM yang dibina oleh dinas terkait, kini produknya telah diuji coba di Pasar Belanda.

"Ada 6-8 produk UMKM asal Sragen, saat ini baru dilakukan tester di Belanda," jelas dia.

Kue Sagon

Kue sagon merupakan jajanan pasar tradisional dengan bahan dasar parutan kelapa.

Di Kabupaten Sragen, sagon biasa disuguhkan dalam acara hajatan atau pernikahan.

Sagon juga masih ditemukan di pasar-pasar tradisional di Bumi Sukowati itu.

Seiring berjalannya waktu, sagon semakin jarang ditemui, yang mana kepopulerannya telah tergeser jajanan masa kini.

Namun dari tangan dingin Elawati (33), Sagon yang biasa disulap menjadi kekinian.

Dia membuka lapak di depan Bank BKK Karangmalang, tepatnya di Jalan Dewi Sartika, Dukuh Ngablak, Desa Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.

Baca juga: Makanan Enak di Klaten : Ada Pangsit Goreng Lek Gino Cabang Cengkareng, Jenisnya Pun Macam-macam

Baca juga: Kuliner Enak di Solo, Makan Durian di Duren Raya: Tak Ribet, Buah Sudah Dikupas

Sagon buatannya dipadukan dengan berbagai topping yang melimpah, yang rasanya bisa diadu dengan jajanan anak muda zaman sekarang.

Proses pembuatanya pun sama, yang mana parutan kelapa dicampur dengan tepung ketan, diberi sedikit parutan kulit jeruk, gula dan garam.

Setelah tercampur rata, sagon dicetak ke dalam cetakan setengah lingkaran kemudian dipanggang 10-15 menit, hingga tercium wangi kelapa.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved