Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Catat, Ini 8 Tempat Terlarang untuk Parkir di Kota Solo : Patuhi atau Mobil Digembok Dishub

Ada 8 tempat terlarang untuk parkir di Kota Solo, yang wajib dipatuhi warga maupun pelancong di Kota Solo. Bila ketahuan melanggar, mobil digembok.

TribunSolo.com/Fristin Intan Sulistyowati
Sebuah mobil diparkir meski jelas-jelas ada rambu larangan parkir. Foto diambil di Kota Solo, Kamis (25/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ada 8 tempat terlarang untuk parkir di Kota Solo, yang wajib diketahui warga maupun pelancong ke Kota Solo.

Bila ketahuan melanggar, maka anda harus bersiap mobil anda akan digembok oleh petugas Dinas Perhubungan atau Dishub Kota Solo.  

Baca juga: Viral Konsumen Indomaret Bisa Lapor Polisi Jika Diminta Uang Parkir, Inilah Fakta Sebenarnya

Berikut 8 tempat tersebut :

1. Bila ada rambu lalulintas larangan berhenti dan rambu larangan parkir.
2. Bila ada marka jalan, berupa marka zigzag kuning (kawasan ZoSS) yang merupakan tanda aturan dilarang parkir.
3. Di sekitar penyeberangan jalan.
4. Pada jalur pejalan kaki (citywalk dan trotoar).
5. Pada tikungan atau tanjakan.
6. Di atas jembatan.
7. Daerah perlintasan kereta api.
8. Di depan halte atau shelter.

Kabid Perparkiran Dishub Kota Solo Henry Satyanegara mengatakan, masih banyak pengendara yang melanggar aturan tersebut di Kota Solo.

"Masih ada pengguna jalan yang masih belum sadar atas rambu-rambu larangan parkir yang ada, jadi kami tindak tegas dengan digembok," katanya, Kamis (25/11/2021).

Sedangkan bagi pengendara yang kedapatan melanggar, diarahkan untuk mengurus denda.

Tapi, untuk membuka gembok tersebut tidak boleh membayar memakai uang tunai, tapi melalui QRIS.

Untuk pembukaan gembok dan pembayaran denda, dari Pihak Dishub Kota Solo akan memberikan tagihan elektronik, berupa kode Billing atau ID Billing.

"Setelah mendapat ID Billing, pengedara pelanggar mengakses bima.qris.bankjateng.co.id dan menginput kode ID Billing pada website tersebut," ujarnya.

Setelah menginput ID Billing, akan mendapatkan QR Code untuk pembayaran.

"QR Code yang diperoleh bisa untuk pembayaran mengunakan aplikasi e-wallet, selanjutnya gembok kendaraan bisa dilepaskan oleh pihak Dishub," tutupnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved