Breaking News:

UMP Jawa Tengah 2022 Disalip Yogyakarta, Kini Jadi Termurah se-Indonesia, Apa Penyebabnya?

Kini Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)tak lagi menyandang status sebagai daerah dengan upah minimum terendah se-Indonesia.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
KOMPAS.com/NURWAHIDAH
Ilustrasi uang rupiah. 

TRIBUNSOLO.COM -- Rencana penetapan UMP 2022 mengukir rekor baru.

Kini Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)tak lagi menyandang status sebagai daerah dengan upah minimum terendah se-Indonesia.

Sebelumnya, Yogyakarta memiliki upah minimum provinsi sebesar Rp 1.765.000 juta per bulan pada 2021, alias yang paling rendah secara nasional. 

Padahal, biaya hidup di Provinsi Yogyakarta, terutama Kota Yogyakarta, relatif sudah cukup tinggi. 

Sementara itu, UMP 2021 sejumlah provinsi di Pulau Jawa pun tidak jauh berbeda, seperti Jawa Tengah (Rp 1.798.000), Banten (Rp 2,460.000), dan Jawa Timur (Rp 1.868.000).

Baca juga: Daftar UMP 2022 di 31 Provinsi yang Sudah Ditetapkan, Mulai Jawa Tengah hingga DKI Jakarta

Baca juga: Usulan Buruh Karanganyar Soal UMK Naik Rp 300 Ribu Mentok, Berharap pada Gubernur Ganjar

Sebagai daerah dengan keistimewaan, UMP di Yogyakarta ditetapkan setiap tahunnya oleh penguasa keraton, Sultan Hamengkubuwono X. 

UMP Yogyakarta 2022

Yang menarik, pada tahun 2022, Sultan mengumumkan kenaikan upah yang relatif cukup signifikan secara persentase apabila dibandingkan daerah lain. 

UMP Yogyakarta 2022 berada di urutan kedua terendah, yakni Rp 1.840.951 sehingga tak lagi berada di urutan paling buncit se-Indonesia. 

Upah minimum di provinsi ini pada tahun depan sudah menyalip UMP Jawa Tengah.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved