Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Selama Pandemi, Angka Kematian Ibu di Sragen Meroket, Sebanyak 71 Persen karena Terpapar Covid-19

Kepala Dinkes Sragen, Hargiyanto mengatakan dari total 35 kasus, 25 ibu hamil diantaranya meninggal dunia setelah terpapar covid-19.

Tribunjateng.com
Ilustrasi hamil 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Angka kematian ibu di Kabupaten Sragen meningkat lebih dari 60 persen dibanding tahun sebelumnya.

Catatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen pada tahun 2020 terdapat 22 kasus.

Sedangkan, per November 2021, angka kematian ibu naik 13 kasus, menjadi total 35 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Hargiyanto mengatakan dari total 35 kasus, 25 ibu hamil diantaranya meninggal dunia setelah terpapar covid-19.

"Tahun ini total ada 35 kasus, 25 kasus diantaranya karena terpapar covid-19, sedangkan 10 lainnya disebabkan faktor lain," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (26/11/2021).

Baca juga: Reaksi Bupati Yuni Lihat APBD Sragen 2022 Defisit Rp 230 Miliar : Tak Apa-apa, Ada Pesan dari Jokowi

Baca juga: Di Tengah Bayang-bayang Gelombang 3, Kasus Corona di Sragen Hanya 6 Orang, Isolasi dan ICU RS Kosong

Hargiyanto menjabarkan, dari 10 kasus non Covid-19, 6 diantaranya karena reeklampsia berat (PEB) atau komplikasi saat kehamilan.

Sisanya disebabkan oleh penyakit bawaan, seperti jantung, paru-paru, hipertensi, dan karena pendarahan.

"Bulan Juni itu masih 8 kasus, setelah lonjakan bulan Juli, langsung naik tajam, jadi 35 kasus," terangnya.

"Pandemi sangat berpengaruh, karena saat mau periksa ke rumah sakit takut, karena berisiko tinggi," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved