Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Cerita Pemilik Nanas Aneh di Klaten, Hampir Dibuang karena Lama Tak Berbuah: Kini Malah Viral

Sebelum tumbuh nanas dalam bentuk aneh di pekarangan rumah dan membuat geger warga, pemilik rumah sempat ingin membuang tanaman nanas tersebut.

TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Penampakan Nanas aneh di perkarangan rumah milik Siswadi (56), warga RT 011, RW 006, Dukuh Turus Patran, Desa Ngaran, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Ada cerita menarik di balik tumbuhnya nanas aneh di Klaten

Pemiliknya, sempat ingin membuang nanas tersebut lantaran tidak kunjung berbuah. 

Siswadi (56), pemilik pekarangan rumah sekaligus warga RT 011, RW 006, Dukuh Turus Patran, Desa Ngaran, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, mengaku sempat ingin memotong dan membuang tanaman nanas itu karena dirasa tak menghasilkan buah.

Baca juga: Tips Mengolah Daging Kambing Agar Empuk dan Tidak Prengus, Bisa Pakai Nanas atau Air Jeruk Nipis

Baca juga: Bukan Granat Nanas, Ternyata Benda Misterius yang Ditemukan Petani di Wonogiri Berupa Ekor Mortir

"Pas saya membersihkan perkarangan rumah, tanaman itu mau saya buang karena tak berbuah-buah," ucap Siswadi, kepada TribunSolo.com, Jum'at (27/11/2021).

"Kemudian 2 minggu yang lalu baru muncul nanasnya," imbuh Siswadi.

Siswadi mengatakan, nanas tersebut didapat dari keponakannya dan ditanam oleh anaknya sejak 6 bulan yang lalu.

Dia mengatakan ujung nanas itu ditanam di perkarangan rumahnya, tepatnya di antara kamar mandi dan kolam lele.

"Awalnya itu nanas biasa dari keponakan saya, kemudian saya dan keluarga makan nanas itu dan ujung nanas itu ditanam anak saya," kata Siswadi.

Pria yang berprofesi sebagai guru olahraga di SMK Pancasila Surakarta itu mengatakan, saat nanas itu berbuah, ia melihat kondisi nanas itu seperti nanas biasa. 

Selang beberapa minggu kemudian muncul nanas kecil di setiap mata-mata nanas berjumlah 23 nanas kecil.

"Saya kaget dan tidak menyangka nanas yang tumbuh di perkarangan rumah saya berbuah seperti itu, saya sempat ingin petik nanas kecil itu, namun istri saya meminta untuk menunggu sudah besar," terang Siswadi. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved