Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Gibran Marah, Cari Pelaku Vandalisme Tulisan Cahyo di Flyover Purwosari Solo: Titenono Wae

Vandalisme bertuliskan Cahyo di kawasan flyover Purwosari, Solo membuat Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka geram.

TribunSolo.com/Fristin Intan Sulistyowati
Vandalisme bertuliskan Cahyo. Siapa pelakunya dicari Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Kini tulisan tersebut sudah dihapus. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Vandalisme bertuliskan Cahyo di kawasan flyover Purwosari, Solo membuat Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka geram. 

Walaupun tulisan Cahyo tersebut sudah dihapus. Namun, persoalan tersebut belum dianggap selesai oleh Gibran. 

Tulisan tersebut dianggap merusak keindahan Kota Solo terutama bangunan baru yang diresmikan 13 Februari 2021 lalu.

Baca juga: Wahai Cahyo Pelaku Corat-coret Flyover Purwosari, Anda Dicari Wali Kota Solo Gibran Rakabuming

Baca juga: Viral Gambar Emoticon Misterius di Tiang Listrik Solo, Satpol PP Buru Pelaku: Itu Vandalisme

Pantuan TribunSolo.com, saat ini vandalisme tulisan cahyo telah dihapus dan dicat warna putih.

Warga Purwosari Wahid mengatakan, pengecatan dilakukan oleh Petugas Satpol PP.

"Udah tiga hari lalu dihapus oleh Satpol PP Solo, siang hari," katanya kepada TribunSolo.com, Sabtu (27/11/2021).

Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan hingga saat ini pelaku belum ditemukan.

Baca juga: Jelang Pendaftaran Paslon Pilkada Sukoharjo 2020, Baliho Joswi dan EA Diserang Vandalisme

"Vandalisme urung kecekel (belum ketemu), kayaknya malam-malam (aksi melakukan vandalisme)," ujarnya, Sabtu (26/11/2021).

Sementara itu, untuk antisipasi pelaku vandalisme lainnya yang marak terjadi di Kota Solo, Gibran mengaku telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.

"Ada beberapa titik tidak terjangkau CCTV, jadi ini Kerjasama dengan Polri untuk penambahan CCTV dengan kualitas yang lebih baik seperti ETLE," ujarnya.

Gibran juga berpesan untuk orang yang membuat tulisan bernama Cahyo ini akan terus dilakukan pengejaran olehnya.

"Peringatan cahyo yo titenono wae (awas saja) vandalisme nulis nama yo baru cahyo ini," tutupnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved