Serie A
AC Milan Kalah Lawan Sassuolo 1-3, Sandro Tonali Beri Analisa Menarik
AC Milan mengalami kekalahan saat melawan Sassuolo 1-3, Sandro Tonali memberi analisa menarik hasil pertandingan.
TRIBUNSOLO.COM - Gelandang AC Milan Sandro Tonali mengakui Milan mengalami hari yang buruk dan mendesak Rossoneri untuk lebih fokus terhadap pertandingan berikutnya.
Yakni saat AC Milan melawan Genoa yang merupakan asuhan Andriy Shevchenko.
Seperti diketahui, AC Milan menelan kekalahan dalam pertandingan Serie A kedua berturut-turut,
Semalam, AC Milan harus menyerah 3-1 melawan Sassuolo di San Siro.
Gol kemenangan Neroverdi (julukan Sassuolo) dibukukan oleh Gianluca Scamacca, Domenico Berardi dan own goal Simon Kjaer.
Baca juga: Hasil Liga Inggris, Italia dan Spanyol: AC Milan 1-3 Sassuolo, MU Pasrah Berbagi Poin dengan Chelsea
Baca juga: Paul Pogba Sudah Tak Diinginkan Real Madrid, Klub Masih Berharap Kedatangan Kylian Mbappe
Adapun AC Milan mendapatkan gol hiburan lewat Alessio Romagnoli.
Kekalahan tersebut membuat AC Milan tak beranjak dari tangga kedua klasemen Serie A Liga Italia dengan koleksi 32 poin.
“Kami tidak bermain seperti sekarang. Kami banyak menciptakan peluang di babak pertama, tetapi kami tidak mampu menyelesaikannya dari dalam kotak,” kata Tonali dilansir football-italia.
“Kami tidak kekurangan energi," katanya.
"Kami menghadapi tim yang mempertahankan penguasaan bola dan kami mengalami hari yang buruk. Kita harus menjaga kepala kita tetap tinggi. Untungnya kami kembali ke lapangan dalam tiga hari," ujarnya.
Rossoneri kembali ke lapangan pada Rabu malam, mengunjungi Genoa asuhan Shevchenko.
Tonali bermain sebagai gelandang dua orang di Milan, tetapi sistem mana yang dia sukai? Dua atau tiga pemain tengah?
Baca juga: Jadwal Liga Inggris: Sadio Mane Sembuh dari Cidera, Tak Biarkan Arsenal Rebut Posisi Liverpool
Baca juga: Olivier Giroud Frustasi, Ditarik Keluar Pertandingan Karena Cedera Hamstring, AC Milan Ketar-Ketir
“Saya akan mengatakan tiga pemain lini tengah setahun yang lalu, tetapi sekarang kami bermain dengan dua pemain dan saya suka seperti ini,” katanya.
“Saya telah bermain dengan sistem ini selama dua musim terakhir dan saya merasa nyaman terlepas dari siapa yang dekat dengan saya.” ujarnya.
Hanya saja, poin AC Milan kian dipepet sang rival, Inter Milan yang berada satu strip di bawahnya.
Nerazzurri membukukan 31 poin alias satu angka dibelakang AC Milan.
Situasi ini jelas menjadi warning tersendiri bagi anak asuh Stefano Pioli dalam perebutan gelar Scudetto.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/gelandang-baru-ac-milan-sandro-tonali.jpg)