Liga Inggris

Dirumorkan Retak, Marcelo Bielsa & Kalvin Phillips Kompak Membantah : Murni Karena Taktik

Hubungan Kalvin Phillips dan Marcelo Bielsea di Leeds United dirumorkan retak. Rumor makin kencang setelah Kalvin ditarik keluar saat lawan Brighton.

Tayang:
Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / AFP
Manajer Leeds United, Marcelo Bielsa setelah laga pra musim antara Blackburn Rovers dan Leeds United di Ewood Park, 28 Juli 2021 (Lewis Storey/Getty Images/ AFP) 

TRIBUNSOLO.COM - Hubungan Kalvin Phillips dan Marcelo Bielsea di Leeds United dirumorkan retak.

  pada babak pertama melawan Brighton & Hove Albion.

Dalam laga itu, Kalvin memulai dengan peran bek tengah sebelum akhirnya mengisi lini tengah.

Kalvin menampik rumor keretakan itu dan menegaskan ia masih menghormati keputusan Marcelo.

"Saya akan memainkan posisi apa pun yang diminta manajer - jika dia ingin saya bermain sebagai bek tengah, saya akan bermain sebagai bek tengah, jika dia ingin saya bermain sebagai penjaga gawang, saya akan bermain sebagai penjaga gawang," ujar dia dilansir dari Daily Mail.

"Saya sangat menghormatinya sehingga saya tidak akan pernah berselisih dengannya,".

"Saya melihat banyak hal di media sosial dan TV bahwa saya dan manajer telah berselisih, itu tidak pernah terjadi dan saya ingin meletakkannya di tempat tidur," tambahnya.

Baca juga: Tak Kunjung Menang, Newcastle Seri Lawan Norwich City & Bermain 10 Pemain, Kena Sentil Alan Shearer

Baca juga: Pochettino Boleh ke MU, Asal 2 Syarat PSG ini Terpenuhi, Satu Diantaranya Soal Zinedine Zidane

Bukan hanya Kalvin, Bielsa juga membantah kabar tak sedap tersebut. Ia berdalih penarikan Kevin murni taktik.

"Sangat sulit untuk membayangkan bahwa seorang pemain tidak akan pernah bisa diganti dari sebuah tim," kata dia.

“Logika sepakbola menunjukkan bahwa dalam permainan apa pun, pemain mana pun bisa keluar. Saya pikir Pascal lebih cocok di babak kedua dengan situasi lini tengah defensif yang saya bayangkan daripada Phillips,".

'Itu tidak berarti saya benar tetapi saya melakukan apa yang menurut saya terbaik. Tapi sama sekali tidak berarti ada kesulitan dengan siapa pun," tambahnya.

Bielsa menjelaskan, seorang pemain tidak bisa berpikir bila dirinya tidak akan dipindahkan dari posisi aslinya.

'Tidak pernah baik bagi seorang pemain atau tim untuk berpikir bahwa posisi tidak dapat dipindahkan dan bahwa hierarki dalam tim tidak dapat diubah selamanya," jelas dia.

“Ini tidak hanya buruk bagi pemain yang tidak tersentuh, tetapi juga buruk bagi mereka yang ingin mengubah posisi dalam tim,".

"Dalam contoh ini, buruk bagi Kalvin untuk berpikir bahwa dia tidak akan pernah diganti seperti komponen tim lainnya, untuk berpikir bahwa hierarki awal tidak dapat diubah," imbuhnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved