Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Modal Rayuan 'Aku Sayang Kowe', Buruh 43 Tahun di Klaten Tega Rudapaksa Gadis di Bawah Umur 7 Kali

Tersangka diketahui selama ini biasa bekerja di sekitar rumah korban dan hal itulah yang menjadi awal perkenalan keduanya.

Penulis: Ibnu Dwi Tamtomo | Editor: Hanang Yuwono
DOK. POLRES KLATEN VIA TRIBUNSOLO.COM
BS (43) pelaku dugaan tindak pidana persetubuhan dimintai keterangan di Mapolres Klaten, Jawa Tengah, Kamis (2/12/2021) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Seorang ibu berinisial S (45) warga Kecamatan Polanharjo, Klaten, melaporkan BS, seorang buruh harian lepas.

BS diduga telah merudapaksa putri S yang masih berusia remaja, hingga akhirnya dia digelandang polisi.

Kepada polisi di Mapolres Klaten, Kamis (2/12/2021), pelaku BS mengaku ia membujuk rayu korban dengan berkata, "Aku sayang kowe, Aku gelem tanggung jawab nek kowe hamil (Aku sayang kamu, aku mau tanggung jawab jika kamu hamil)."

Sementara itu, pelaku menambahkan dirinya tidak mengetahui bahwa ada ancaman hukuman akibat tindakannya melakukan hubungan badan dengan korban.

Baca juga: Miris, Gadis Penghuni Panti Asuhan Dianiaya hingga Videonya Viral, Korban Juga Diduga Dirudapaksa

Baca juga: Berawal Kenalan di Medsos, Siswi SMP Dirudapaksa lalu Diperas Rp 5 Juta oleh Pemuda 18 Tahun

Pelaku diketahui telah lama berpisah dengan keluarga dan saat ini hidup sendiri.

"Saya punya (istri) tapi sudah lama pisah, sekitar 5 tahun pisah sama keluarga," ucap BS.

Adapun pelaku melakukan aksi bejatnya selama 7 kali di dua kabupaten yang berbeda pada bulan November 2021.

Tiga di antaranya dilakukan di Ampel, Boyolali, sedangkan 4 sisanya dilakukan di Jatinom, Klaten.

Kasi Humas Polres Klaten, Iptu Abdillah, mengungkapkan kasus ini bermula dari kecurigaan ibu korban.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved