Liga Inggris

Michael Carrick Resmi Mengundurkan Diri Sebagai Pelatih Tim Utama, Beri Perpisahan Indah bagi MU

Michael Carrick resmi mengundurkan diri sebagai pelatih tim utama, beri perpisahan indah bagi MU dengan kemenangan 3-2 di Old Trafford.

Editor: Eka Fitriani
Nigel Keene / ProSportsImages / DPPI Nigel Keene / ProSportsImages / DPPI via AFP
Michael Carrick Caretaker Manajer Manchester United sebelum pertandingan sepak bola Liga Champions UEFA Grup F antara Villareal CF dan Manchester United pada 23 November 2021 di Estadio El Madrigal di Vila-Real, Spanyol - 

TRIBUNSOLO.COM - Michael Carrick telah mengundurkan diri sebagai pelatih tim utama Manchester United dan akan meninggalkan klub setelah berakhirnya masa jabatannya sebagai manajer sementara.

Keputusan pelatih berusia 40 tahun tersebut untuk pergi sebelum kedatangan bos sementara Ralf Rangnick diumumkan hanya beberapa menit setelah ia memimpin kemenangan 3-2 Liga Premier Kamis malam atas Arsenal di Old Trafford.

Michael Carrick baru saja memutuskan untuk meninggalkan Man United setelah mengantarkan timnya mengalahkan Arsenal di Old Trafford.

Kemenangan dengan skor 3-2 melawan Arsenal seakan menjadi perpisahan terindah bagi Carrick bersama Manchester United.

Carrick pernah bermain 464 pertandingan untuk United antara 2006 dan 2018 dan memenangkan lima gelar Liga Inggris, Piala FA, dua Piala Liga, Liga Champions, Liga Europa dan Piala Dunia Antarklub, menjabat sebagai staf di bawah Jose Mourinho dan Ole Gunnar Solksjaer.

"Waktu saya di klub hebat ini akan selalu menjadi tahun-tahun terbaik dalam karir saya. Ketika saya pertama kali menandatangani kontrak lebih dari 15 tahun yang lalu, saya tidak pernah dalam mimpi terliar saya bisa membayangkan memenangkan begitu banyak trofi dan saya pasti tidak akan pernah melupakannya," katanya dilansir skysports.

Baca juga: Inter Milan Menang 2-0 Lawan Spezia, Simone Inzaghi Sebut Masih Harus Sabar Demi Jegal Napoli

Baca juga: Ibrahimovic Sarankan Mbappe Untuk Tanda Tangani Kontrak dengan Real Madrid

"Kenangan fantastis baik sebagai pemain maupun sebagai anggota tim pelatih," ujarnya.

"Namun, setelah banyak pemikiran dan pertimbangan, saya telah memutuskan bahwa sekarang adalah waktu yang tepat bagi saya untuk meninggalkan klub.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih saya kepada semua pemain dan perhatian khusus ditujukan kepada staf ruang belakang, bekerja berjam-jam dengan sekelompok orang yang luar biasa telah menjadi kesenangan nyata dan saya telah menjalin persahabatan yang bertahan lama.

"Saya, dan akan selalu menjadi, penggemar Manchester United dan akan datang ke pertandingan sebanyak mungkin. Saya ingin mendoakan yang terbaik untuk masa depan Ralf, staf, para pemain, dan para penggemar dan saya menantikannya. di tribun dan mendukung mereka sebagai penggemar, ujarnya.

Bek United Diogo Dalot memberi penghormatan kepada Carrick dan menantikan era baru di bawah Rangnick.

Berbicara setelah pertandingan melawan Arsenal, pelatih asal Portugal itu mengatakan kepada MUTV: "Kami akan punya waktu untuk [mengenal] dia [Rangnick] dan dia akan punya waktu untuk mengenal kami. Kami akan mulai bekerja besok.

Baca juga: Liverpool Menang 1-4 Atas Everton, Mo Salah Bungkam Saat Ditanya Ballon dOr 2021

Baca juga: Ronaldo di Atas Mo Salah Saat Ballon dOr 2021 Padahal Statistik Tunjukkan Hasil Berbeda, Mengapa?

"Terima kasih juga untuk Carrick. Dia meninggalkan kami hari ini. Terima kasih atas semua yang telah dia lakukan untuk klub ini, bukan hanya sebagai pemain tetapi juga sebagai manajer sekarang. Semoga beruntung untuknya."

Direktur sepak bola Manchester United John Murtough menambahkan: "Michael pergi dengan ucapan terima kasih yang tulus dan harapan terbaik dari semua orang di Manchester United setelah 15 tahun memberikan pelayanan yang luar biasa kepada klub sebagai pemain dan sebagai pelatih. Sementara kami sedih melihatnya pergi, kami menghormati dan memahami keputusan Michael.

“Dia akan selalu dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik dalam sejarah Manchester United, dan, baru-baru ini, sebagai pelatih luar biasa yang telah bekerja tanpa lelah di bawah dua manajer untuk membantu mengembangkan skuat kuat yang sekarang akan dipimpin Ralf.

"Kami berterima kasih atas kepemimpinan mantap yang telah ditunjukkan Michael melalui periode transisi manajerial ini, dan, sementara dia sekarang menjauh dari keterlibatan sehari-hari, dia akan selalu disambut kembali sebagai legenda klub." katanya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved