Liga Inggris
Michael Carrick Tinggalkan MU setelah 15 Tahun Mengabdi: Saya Menghormati Ralf Rangnick
Michael Carrick meninggalkan MU setelah 15 tahun mengabdi: saya menghormati Ralf Rangnick.
TRIBUNSOLO.COM - Michael Carrick telah mengkonfirmasi bahwa dirinya mengundurkan diri sebagai pelatih tim utama Man United setelah masa jabatannya sebagai manajer sementara berakhir
Ralf Rangnick yang ditunjuk sebagai pengganti Ole Gunnar Solskjaer hingga akhir musim nanti pada Senin lalu, sudah siap bertugas.
Rangnick akan mulai melatih setelah visa kerjanya beres.
Carrick pergi usai memimpin Man United meraih kemenangan kandang 3-2 atas Arsenal di Liga Inggris, Kamis malam waktu setempat atau Jumat dinihari WIB.
Meskipun banyak suara yang mempertanyakan kepergiannya setelah 15 tahun bersama, sang pelatih meyakinkan fans bahwa ini 100 persen merupakan keputusannya sendiri.
Baca juga: Edinson Cavani Tertarik Gabung Barcelona, Tak Tahan Posisinya Digeser Ronaldo di Manchester United
Baca juga: Bruno Fernandes Protes: Harusnya Wasit Hentikan Pertandingan Saat de Gea Jatuh
Carrick awalnya merupakan bagian dari staf Ole Gunnar Solskjaer dan mengambil alih klub setelah pemecatan pelatih asal Norwegia itu.
Mantan gelandang Manchester United tersebut memenangkan pertandingan pertamanya sebagai pelatih Man United usai Villarreal saat dia juga memimpin Chelsea pada hari Minggu.
Carrick pergi setelah 15 tahun dihabiskan di Man United dan dia mengungkapkan setelah pertandingan bahwa itu adalah keputusannya sendiri.
"Ini tidak mudah untuk dibuat, sejujurnya, tapi saya merasa itu yang benar. Saya puas dengan keputusan saya," kata Carrick dilansir manchestereveningnews.
"Saya merasa cukup senang. Saya seharusnya mengambil cuti setelah saya selesai membayar dan saya berjanji kepada keluarga bahwa kami akan memiliki waktu bersama. Rasanya seperti waktu yang tepat untuk pergi. Cara yang bagus untuk menyelesaikannya. malam yang sempurna," katanya.
"Itu 100% keputusan saya, selama seminggu terakhir," ujarnya.
Dirinya sadar bahwa dirinya harus menghormati klub.
"Saya menghormati manajer baru yang datang dan saya ingin membuat keputusan sebelum saya berbicara dengannya atau melakukan kontak dengannya. dia," katanya.
“Tidak ada persilangan sama sekali. Saya pikir itu adalah hal yang benar untuk dilakukan untuk klub. Begitu saya membuat keputusan, itu final dan saya senang dengan itu." ujarnya
Direktur sepak bola Setan Merah, John Murtough juga memberi penghormatan pada Carrick.
Baca juga: Gemas Lewandowski Tak Menang Ballon dOr, Thomas Muller Minta Bayern Habisi Barcelona di Laga Akhir
Baca juga: Selamat! Pep Guardiola Jadi Manajer Tercepat Capai 150 Kemenangan, Kalahkan Rekor Sir Alex Ferguson
“Michael pergi dengan ucapan terima kasih yang tulus dan harapan terbaik dari semua orang di Manchester United setelah 15 tahun memberikan pelayanan yang luar biasa kepada klub sebagai pemain dan sebagai pelatih," katanya.
“Kami sedih melihatnya pergi, kami menghormati dan memahami keputusan Michael. Carrick akan selalu dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik dalam sejarah Manchester United, dan, baru-baru ini, sebagai pelatih luar biasa yang telah bekerja tanpa lelah di bawah dua manajer untuk membantu mengembangkan skuat kuat yang sekarang akan dipimpin Ralf." katanya.
Murtough juga mengatakan Carrick akan selalu diterima kembali sebagai legenda klub.
Carrick didatangkan dari Tottenham pada 2006, dirinya bermain 464 pertandingan untuk Manchester United.
Selain memenangi lima gelar Liga Inggris, juga merebut gelar Liga Champions, Liga Europa, Piala FA, Piala Dunia Antarklub, dan dua Piala Liga.
Setelah pensiun dari bermain pada tahun 2018, ia menjadi staf pelatih Jose Mourinho dan kemudian Ole Gunnar Solskjaer.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/michael-carrick-di-liga-champions-uefa.jpg)