Berita Sragen Terbaru

Siap-siap, Harga Tanah di 5 Kecamatan di Sragen Ini Bakal Meroket, Bupati Yuni : Jadi Pusat Bisnis

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan, karena adanya pembagian lima kecamatan dalam Rencana Detil Tata Ruang (RDTR).

Penulis: Tribun Network | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Asep Abdullah
Ilustrasi : Penampakan tanah yang dijubeli pembangunan membuat harganya melambung karena berada di pusat strategis. 

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN – Harga tanah di lima kecamatan di Kabupaten Sragen mulai tahun depan diperkirakan bakal meroket.

Hal ini menurut Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, karena adanya pembagian lima kecamatan dalam Rencana Detil Tata Ruang (RDTR).

Adapun 5kecamatan itu yakni Sragen Kota, Sambungmacan, Gondang, Gemolong dan Tangen.

Hanya saja, yang paling difukuskan di antaranya pengembangan wilayah RDTR Sragen Kota.

"Harga tanah jadi melambung," terangnya ungkap dia.

Di menerangkan, nantinya akan ada Mall Pelayanan Publik hingga wilayah bisnis yang ada di Pasar Nglangon dan Joko Tingkir.

"Nanti kita bangun pasar sehingga di wilayah Batuar itu ada wilayah distrik juga akan menjadi zona bisnis, ada perhotelan dan sebagainya kita akan arahkan ke arah sana," kata dia.

Pembangunan di wilayah Batuar ini, dikatakan Yuni akan mulai dibangun pasar terpadu.

Pihaknya mengaku sudah membuat DED dengan pagu anggaran Rp 38 miliar yang berasal dari dana pinjaman.

Baca juga: Lowongan Kerja Solo Raya: Dibutuhkan Manajer Area & Beauty Content Creator, Penempatan di Sragen

Baca juga: Dag Dig Dug Siapa yang Dapat Hadiah Motor, Pemkab Sragen Siapkan 3 Unit Bagi Mereka yang Mau Vaksin

"Akan menjadi pasar modern yang bersih, pasar tradisional yang bersih. Managementnya nanti kita buat seperti mall, pintu keluar masuk kita atur, parkir sudah otomatis," lanjut dia.

Dengan terpetanya wilayah di Sragen, Yuni mengaku masyarakat bisa mengakses informasi tersebut.

Termasuk jika Mall Pelayanan Publik sudah jadi masyarakat tinggal melihat melalui ponsel masing-masing peta wilayah di Sragen.

"Jadi memang ini era keterbukaan masyarakat tinggal klik bisa lihat ternyata rumahnya berada di daerah RDTR mana agar masyarakat lebih paham," aku dia.

Kendati demikian, selain menyiapkan regulasi, Yuni menerangkan saat ini yang bisa dilakukan pihaknya adalah edukasi ke masyarakat.

"PR kita edukasi lah, edukasi administrasi, regulasi disiapkan kalau ada investor masuk value naik kesejahteraan naik. Masyarakat jangan aji mumpung," tandasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Lima Wilayah RDTR di Sragen, Harga Tanah di Wilayah Tersebut Bisa Naik

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved