Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Duar! Alami Selip Ban, Pick Up 'Terbang' Hantam Tembok Sampai Masuk ke Dalam Ruko di Delanggu

Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Solo-Jogja, tepatnya di Koramil Delanggu, Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Senin (7/12/2021)

Penulis: Ibnu Dwi Tamtomo | Editor: Aji Bramastra
TribunSolo.com/Ibnu Dwi Tamtomo
Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Solo-Jogja, tepatnya di Koramil Delanggu, Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Senin (7/12/2021) sekitar pukul 23.30 WIB. 

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Solo-Jogja, tepatnya di Koramil Delanggu, Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Senin (7/12/2021) sekitar pukul 23.30 WIB.

Sebuah mobil pick up oleng hingga akhirnya menabrak 3 bangunan, hingga mengakibatkan tembok bangunan jebol.

Baca juga: Update Kecelakaan Truk Boks vs Motor di Depan RS PKU Muhammadiyah Delanggu: 1 Pengendara Meninggal

Kepala Unit Kecelakaan Satlantas Polres Klaten Ipda Wahyu Shofhan menjelaskan, pemicu kecelakaan diduga ban mobil selip.

"Mobil pick up dengan nomor polisi AD-1840-NJ berjalan dari arah Solo menuju ke arah Klaten. Diduga Mobil mengalami slip ban sehingga hilang kendali," ujarnya kepada TribunSolo.com, Senin (7/12/2021).

"Mobil terlalu ke kiri hingga membentur dinding tembok dan tiang penyangga teras ruko kosong, kemudian membentur tiang penyangga kanopi toko serta dinding pagar Kantor Koramil 03 Delanggu Klaten," Wahyu menambahkan.

Wahyu menuturkan, mobil saat ini sudah dibawa kantor Satlantas Sungkur, Kabupaten Klaten.

Menurut keterangan saksi, Muladi (46) petugas keamanan bank, sudah beberapa kali terjadi kecelakaan lalu lintas disekitar wilayah ini.

Menurutnya, kecelakaan terjadi karena bentuk jalan yang sedikit berkelok dan bergelombang.

Jika supir tidak siap menghadapi kondisi tersebut, mobil mudah hilang kendali.

"Pernah beberapa kali (terjadi) kecelakaan disekitar sini, mungkin karena bentuk jalan yang enggak lurus (berkelok) dan naik turun," ujar Muladi

"Apalagi antara aspal dengan tanahnya enggak rata, jadi kalau sopirnya lengah bisa kecelakaan," Muladi menambahkan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved